FaktualNews.co

Angin Kencang di Mojokerto Porak-porandakan Gedung BPKAD hingga Pohon di Alun-alun

Peristiwa     Dibaca : 287 kali Penulis:
Angin Kencang di Mojokerto Porak-porandakan Gedung BPKAD hingga Pohon di Alun-alun
FaktualNews.co/Amanu
Angin kencang merusak atap gedung BPKAD Kabupaten Mojokerto, Senin (30/12/2019) sore.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Angin kencang menerjang kantor Gedung BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, tiga ruangan dan atap gedung porak poranda.

Angin kencang yang berlangsung singkat ini, terjadi pada Senin (30/12/2019) sore di saat puluhan pegawai BKAD tengah bekerja.

Hal tersebut juga sempat membuat puluhan pegawai panik dan berusaha menyelamatkan diri. Ada juga yang berlindung di bawah meja kerja untuk menghindari genting yang runtuh dari atap yang mengenai meja kerjanya.

Staf BPKAD Kabupaten Mojokerto, Imam (36) mengatakan, insiden angin kencang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB, di saat puluhan pegawai sedang berada di dalam ruagan. Ia mendengar suara gemuruh yang diiringi gemericik air hujan di atap gedung.

“Kurang lebih 10 detik angin kencang dari arah timur hingga ke Alun-alun langsung merusak atap. Ya langsung semburat menyelematkan diri saat lihat genting berjatuhan dari atap,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit Pelayanan Perbendaharaan BPKAD Kabupaten Mojokerto, Abdul Kodir saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, ada tiga ruangan yang rusak tertimpa genting yaitu ruangan BPKAD bagian Perbendaharaan di sebelah kiri, ruangan bagian Akuntansi di pojok kanan, dan kamar mandi.

“Tiba-tiba genting dari atas menimpa laptop dan ponsel di atas meja saya, tidak sampai terkena kepala, saat kejaidan saya berada di meja kerja saya,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, angin kencang tidak hanya merusak gedung BPKAD Kabupaten Mojokerto, melainkan juga merusak sebagian atap asbes di gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, dan menumbangkan reklame dan beberapa pohon di area Alun-alun Kota Mojokerto.

Nampak, beberapa petugas dari Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Mojokerto berusaha mengevakuasi puing-puing bangunan yang runtuh.

Petugas menggunkan terpal warna biru untuk menutup bagian atap gedung yang rusak diterjang angin kencang untuk mengamankan berkas, agar tidak sampai basah karena air hujan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...