FaktualNews.co

Remaja Tenggelam di Sungai Jombang Belum Ditemukan, Petugas Terus Sisir Lokasi

Peristiwa     Dibaca : 398 kali Penulis:
Remaja Tenggelam di Sungai Jombang Belum Ditemukan, Petugas Terus Sisir Lokasi
Faktualnews.co/Muji Lestari
Tiga teman Sofiil yang sempat mandi bersama di sungai Desa Madyopuro, Sumobito.

JOMBANG, FaktualNews.co – Hingga saat ini, petugas dari Kepolisian dan BPBD masih terus melakukan penyisiran remaja yang diduga hilang terbawa arus sungai Grudo di Desa Madyopuro Kecamatan Sumobito, Jombang.

KabarJombang.com melansir, Remaja bernama Sofiil Hidayat Pratama (14), warga Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, ini sebelumnya tenggelam di sungai saat mandi bersama tiga temannya di Sungai Grudo, pada Senin (30/12/2019) sore.

“Sampai saat ini kami belum dapat kabar tanda-tanda keberadaan korban, anggota saya masih di lapangan, saya saat ini masih ada giat di Polres,” terang Kapolsek Sumobito, AKP Nanang Sujianto, melalui ponselnya, Selasa (31/12/2019).

Diberitakan sebelumnya, insiden itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika korban bersama teman-temannya mandi di Sungai Grudo. Ada tiga temannya saat itu, yakni Fikri (16), M Niko (16), keduanya warga Desa Carangrejo, serta Andik S Wijaya (16), warga Dusun Jungkir, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben. Dari empat pelajar tersebut, hanya Sofiil yang tidak bisa berenang.

Meski arus sungai cukup deras dan kedalamannya mencapai dua meter lebih, para pelajar itu tetap bermain di sungai. Keempat remaja tersebut selanjutnya satu persatu melompat ke sungai. Niko yang pertama kali, kemudian disusul Fikri dan Sofiil.

“Saya sudah melarang Sofiil melompat ke sungai karena tidak bisa berenang. Namun dia tetap nekad. Malah saya dimarahi,” kata Niko, salah satu teman korban di sekitar lokasi kejadian.

Niko mengatakan, begitu tubuh Sofiil masuk dalam sungai, Sofiil langsung tenggelam. Namun kemudian muncul lagi sembari tangannya melambai-lambai minta tolong. Mengetahui temannya dalam bahaya, Andik menyusul melompat ke sungai untuk memberi pertolongan. Namun derasnya arus sungai membuat mereka kuwalahan.

“Sempat berhasil kita pegang, namun kuwalahan. Arus sungai cukup deras. Kami juga mengejar sampai sana (sekitar 100 meter) namun Sofiil sudah hilang,” pungkas Niko.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...