FaktualNews.co

Valentino Rossi Ungkap Beda MotoGP Dulu dan Sekarang

MotoGP     Dibaca : 1418 kali Penulis:
Valentino Rossi Ungkap Beda MotoGP Dulu dan Sekarang
FaktualNews.co/Istimewa/
Valentino Rossi.

ITALIA, FaktualNews.co – Selamat tahun baru 2020, selamat datang MotoGP musim baru yang dimulai Maret mendatang.

Persaingan MotoGP musim ini dirasa berbeda sekali saat pembalap paling veteran di MotoGP 2020, Valentino Rossi, melakoni debut di 2000 silam.

Dua dekade sudah Valentino Rossi berkecimpung di kelas premier MotoGP.

Valentino Rossi perdana tampil di kelas tertinggi balap motor dunia itu di kategori GP 500 atau motor 500 cc 2-Tak.

Era balap motor dunia 500 cc 2-Tak atau GP500 berakhir di 2002 saat diperkenalkan era MotoGP 4-Tak 1.000 cc.

Kemudian di era 2007 berubah menjadi MotoGP 4- Tak 800 cc

Hingga kemudian per musim 2012 kembali lagi ke MotoGP  4-Tak 1.000 cc.

Valentino Rossi tidak hanya veteran secara usia, tetapi juga veteran dalam hal prestasi.

Valentino Rossi menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil mengoleksi titel juara dunia di 3 era MotoGP berbeda.

Valentino Rossi juara dunia GP 500 atau 500 cc di musim 2000.

Valentino Rossi juara dunia MotoGP 4-Tak perdana 1.000 cc (2002)

Valentino Rossi juga merasakan juara dunia MotoGP 4-Tak 800 cc (2008).

Bahkan Valentino Rossi menjadi pembalap pertama yang berhasil mengoleksi juara dunia dalam 2 merek motor berbeda.

Valentino Rossi juara dunia MotoGP 2001, 2002-2003 bersama Honda.

Valentino Rossi juga juara dunia MotoGP 2004-2005, 2008 dan 2009 bersama Yamaha.

Valentino Rossi secara terbuka mengungkapkan bila perkembangan MotoGP saat ini berbeda jauh dengan saat pertama kali berkarier hingga dikenalkannya era MotoGP 4-Tak.

“Pertama kali tampil di MotoGP pembalap itu santai, malah kebanyakan konsumsi minuman alkohol dan tembakau,” beber Valentino Rossi saat interview dengan MotoGP di MotoGP Australia di sirkuit Phillip Island, Oktober lalu.

MotoGP saat ini semua pembalap benar-benar berlatih keras dan tertib, benar-benar layaknya seorang atlet.

“Pembalap MotoGP sekarang rata-rata berlatih fisik secara teratur. Kalau tidak berlatih maka performa bisa drop,” imbuh Valentino Rossi.

Valentino Rossi pun menjelaskan soal masa depannya di MotoGP nanti dan apa saja yang bakal dipersiapkannya.

Valentino Rossi membeberkan bila kesuksesan dirinya melewati 2 dekade MotoGP dengan segala perubahan baik atmosfer maupun regulasi karena berusaha beradaptasi.

Valentino Rossi berusaha keras mengikuti tren dan tuntutan MotoGP saat ini.

Bahkan Valentino Rossi tak habis pikir bila dirinya benar-benar harus pensiun dari MotoGP.

Pasalnya, atmosfer dan ingar-bingar MotoGP sudah begitu melekat erat pada diri Valentino Rossi sejak usia belasan tahu.

Sampai-sampai untuk tetap bisa mendekatkan atmosfer MotoGP dengan pribadi Valentino Rossi sengaja mendirikan sekolah balap, VR46 Academy.

Akademi balap VR46 didirikan untuk menggembleng pembalap Italia, hadir di kancah MotoGP.

Harap maklum, setelah era Valentino Rossi praktis tidak ada suksesor yang memadai.

Baru setelah kehadiran akademi balapa VR46 di awal 2010-an, tepatnya di 2014.

Kini hasil pembinaan VR46 Academy membuahkan hasil pembalap juara dunia di Moto2, Franco Morbidelli (2017) dan Francesco Bagnaia (2018).

Kedua anak didik akademi VR46 itu pun sudah mengaspal di MotoGP bareng mentornya, Valentino Rossi.

Akademi dan keterlibatan pembibitan pembalap muda itu jadi salah satu modal Valentino Rossi beradaptasi dengan MotoGP saat ini yang kontestan pembalapnya pun makin muda usianya.

Lebih lengkap dan gamblang Valentino Rossi blak-blakan soal performanya di MotoGP sejak 2000 lalu hingga 2019 saat Valentino Rossi bikin rekor start MotoGP ke-400 di MotoGP Australia 2019 lalu.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
Sumber
motorplus-online.com