FaktualNews.co

Durian Raksasa Rosulin di Blitar Digemari Warga hingga Luar Daerah

Kuliner     Dibaca : 471 kali Jurnalis:
Durian Raksasa Rosulin di Blitar Digemari Warga hingga Luar Daerah
FaktualNews.co/Dwi Haryadi
Rosulin pemilik kebun sedang mengecek buah durian miliknya

BLITAR, FaktualNews.co-Durian milik Rosulin di Desa Ngenengan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, kini diburu warga. Tidak hanya orang Blitar dan sekitar, durian rosulin juga dicari orang dari luar daerah dan luar Jawa.

Durian Rosulin mempunyai daging yang tebal dan terasa manis dan gurih, dengan buah besar. Bahkan beratnya ada yang mencapai 10 kilogram.

Rosulin, pemilik kebun durian mengaku, awalnya ia menyilang durian lokal dan durian Thailand, sekitar 17 tahun lalu.

Pada saat itu, dia ada tetangganya yang menjadi pilot datang dan membawa bitbit dari Thailand.

Lalu dia meminta pucuknya, untuk disambung dengan pohon durian lokal.

Setelah besar, ternyata durian silangan Rosulin semakin bagus dan besar. Durian hasil silangan Rosulin bisa berbuah hingga beratnya mencapai 10 kilogram.

“Awalnya coba coba,namun setelah berbuah saya akhirnya menanam lagi kini ada sekitar tiga ratus lebih pohon dan semua berbuah,” kata Rosulin Minggu 12/1/2020.

Rosulin mengaku, buah durian miliknya kini banyak yang pesan. Mulai dari pejabat hingga warga Blitar. Bahkan menurutnya, ada warga Bali datang untuk memesan buahnya.

“Kalau musim seperti ini banyak yang datang bukan mencari bibit Mas. Mererka pesen buahnya. Setelah dia merasakan buahnya baru pesen bibitnya. Padahal untuk menghasilkan durian seperti ini juga sulit menyilangnya dan tidak mudah menanamnya,” ungkapnya

Kini durian Rosulin dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

Menurut Rosulin, durian tanamannya beda dengan buah durian lokal. Durian rosulin berbuah sampai matang membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan.

“Matangnya lebih lama. Bisa dua bulan baru matang. Itu pun jika sudah lepas dari pohon tidak bisa langsung dimakan. Harus tunggu tiga samapi lima hari baru bisa dimakan, karena nunggu beraroma dan betul-betul matang,” Pungkasnya

Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...