FaktualNews.co

Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Telan Korban Jiwa di Ngawi

Peristiwa     Dibaca : 608 kali Penulis:
Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Telan Korban Jiwa di Ngawi
FaktualNews.co/zaenal abidin
Korban saat diperiksa di Puskesmas Geneng, Ngawi.

NGAWI, FaktualNews.co-Jebakan tikus yang dialiri arus listrik kembali memakan korban jiwa di area persawahan di wilayah Ngawi.

Kali ini Sungkono (45) warga Dusun Punukan Desa Baderan Kecamatan Geneng Ngawi yang tewas tersengat arus listrik yang dialirkan ke jebakatan tikus dengan sumber listrik genset.

Sungkono tewas saat menyalakan genset guna mengaliri arus listrik pada jebakan tikus yang dipasangnya.

Kejadian bermula ketika Sungkono berusaha menyalakan genset miliknya, dengan tujuan arus listrik dialirkan jebakatn tikus yang dipasang di sawah miliknya.

Pada saat itu, untuk Mahmud (27) anak lelaki korban datang menghampir, untuk membantu menyalakan genset. Namun ditolak orang tuanya.

Lalu Mahmud pun meninggalkan orang tuanya menyalakan genset tersebut sendirian.

Namun belum jauh meninggalkan lokasi area sawah milik orang tuanya, dia dikejutkan teriakan orang tuanya.

Spontan Mahmud berbalik dan menghampiri orang tuanya, yang pada saat itu terjatuh di pematang sawah dengan posisi tangannya menempel pada kawat telah dialiri arus listrik dari genset.

Mahmud segera mematikan genset dan berteriak meminta tolong pada warga yang sedang lewat.

Kebetulaa saat itu lewat Warno (42) tetangga korban mengendarai sepeda motor. Akhirnya Mahmud berboncengan tiga membawa korban ke Puskesmas Geneng.

Menurut Mahmud, saat diangkat dari sawah dan dibawa ke puskesmas, korban masih bernafas.

Namun sewaktu korban diperiksa oleh tim medis Puskesmas Geneng dinyatakan telah meninggal.

Selanjutnya pihak Puskesmas melaporkannya ke kantor Polsek Geneng.

“Korban meninggal akibat terkena setrum yang dipasang pada jebakan tikus. Sedangkan di tubuh korban tidak ada bekas-bekas penganiayaan kecuali pada tangan ada memar akibat terkena setrum,” jelas Kapolsek Geneng AKP Dhanang Prasmoko, Minggu (12/1/2020).

Karena keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...