FaktualNews.co

Bertebaran di Surabaya, Spanduk Perlawanan Bonek Agar Persebaya Tak Terusir 

Bola     Dibaca : 1432 kali Penulis:
Bertebaran di Surabaya, Spanduk Perlawanan Bonek Agar Persebaya Tak Terusir 
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir
Spanduk yang dipasang di tepian rel kereta api, Surabaya

SURABAYA, FaktualNews.co-Puluhan spanduk perlawanan dari bonek (suporter Persebaya) agar klub kebanggaannya, Persebaya, tidak terusir dari Surabaya, bertebaran di Kota Surabaya.

Spanduk itu banyak ditemui di banyak titik. Mulai dari jalan-jalan di permukiman warga, di depan mulut gang hingga jalan-jalan protokol Surabaya. Bahkan, tepian rel kereta api tak luput dari serangan spanduk.

Selain spanduk, sejumlah pamflet serta banner dan poster dalam ukuran lebih kecil juga disebar. Isinya hampir sama, menolak pengusiran klub Persebaya dari Surabaya.

Hal itu terjadi, lantaran belum adanya kepastian mengenai kandang atau home base bagi laskar Bajul Ijo saat mengarungi musim Liga 1 2020.

Ini menyusul direnovasinya dua stadion di kota ini. Yaitu, Gelora Bung Tomo (GBT) serta Gelora 10 November. Kedua stadion ini direnovasi guna persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2020.

Semua suporter bonek kompak melakukan perlawanan, supaya Persebaya bisa bermain di kandang sendiri kala musim 2020 berlangsung.

Cak Cong, Koordinator Bonek Tribune Utara mengatakan, perjuangan melalui spanduk, banner serta pamflet dan poster merupakan cara agar Persebaya segera mendapat kepastian hukum.

Karena baginya, kesebelasan dengan logo Suro dan Boyo ini merupakan ikon Kota Surabaya.

“Kami sudah satu suara berjuang untuk mendapat kepastian stadion. Persebaya salah satu ikon Surabaya, malah terancam terusir dari Surabaya selama renovasi Gelora Bung Tomo,” katanya, Minggu (19/1/2020).

Ia bahkan mengancam, akan banyak lagi spanduk serta pamflet yang dipasang disetiap sudut kota Surabaya. Untuk menyuarakan agar Persebaya tidak terusir dari Kota Pahlawan.

Rupanya, perlawanan suporter yang dikenal militan ini juga terjadi pada media sosial, salah satunya Twitter.

Dengan tagline #BonekBergerak para netizen menyampaikan protes terhadap kondisi ini.

Akun Tifosi Bajul Ijo misalnya, seolah dibuat khusus untuk menyuarakan perlawanan para Bonek mania.

Dalam sebuah postingannya, si pemilik akun mengimbau seluruh elemen Bonek mania supaya memasang spanduk perjuangan di seluruh sudut Kota Surabaya.

Himbauan, kepada seluruh element Bonek mania untuk memasang spanduk perjuangan diseluruh sudut Kota Surabaya,’ tulisnya yang disampaikan dalam bentuk gambar.

Lalu akun lain di Twitter bernama Andie Peci juga menyuarakan hal yang sama. Ia pun mendesak Bonek mania meningkatkan perjuangan yang lebih konkret di dunia nyata.

Langkah awal, pasang spanduk-spanduk, pamflet-pamflet di jalan dan di kampung-kampung,’ tulisnya.

Pesan itu pun disukai 694 orang dan mendapat retweet hingga 372. Tentu disertai beragam komentar dukungan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...