FaktualNews.co

Jelang Imlek, Beberapa Bahan Pokok di Pasar Lamongan Naik Signifikan

Ekonomi     Dibaca : 829 kali Penulis:
Jelang Imlek, Beberapa Bahan Pokok di Pasar Lamongan Naik Signifikan
FaktualNews.co/faisol
Pedagang Pasar Tradisional Sidoharjo Lamongan

LAMONGAN, FaktualNews.co-Jelang tahun baru Imlek, harga beberapa kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan modern Lamongan naik signifikan.

Beberapa komoditas di Pasar Sidoharjo Lamongan misalnya, naik cukup tinggi. Seperti cabai naik dengan tingkat kenaikan hingga Rp 20 ribu.

Cabai keriting yang pekan lalu Rp 50 ribu per kilogram, naik Rp menjadi Rp. 70 ribu.

Hal yang sama juga terjadi pada cabai besar. Dari semula Rp 55 ribu saat ini naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Cabai rawit juga mengalami kenaikan dari Rp 60 ribu ke Rp 65 ribu per kilo atau naik Rp 5 ribu.

“Cabai yang naik cukup banyak,” kata Mitaya, pedagang di Pasar Tradisional Sidoharjo, Senin (20/1/2020).

Selain cabai, beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan adalah gula produk lokal yang naik sebesar Rp 500 per kilogram dari Rp 13 ribu menjadi Rp 13.500 per kilogram.

Tomat dan buncis juga naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

Namun ada beberapa komoditas pangan yang justru turun harga. Seperti bawang merah dari Rp 24 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Bawang putih turun dari Rp 32 ribu jadi Rp 30 ribu per kilogram.

“Kentang juga turun dari Rp 14 ribu menjadi Rp 12 ribu, telur puyuh turun dari Rp 25 ribu menjadi Rp 24 ribu dan telur ayam ras turun Rp. 2 ribu, dari Rp 24 ribu ke Rp 22 ribu,” kata Rusmiati, pedagang lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Lamongan, mengatakan, kenaikan harga cabai lebih karena jelang tahun baru Imlek dan perubahan cuaca, yang kemudian berimbas kepada penurunan produksi dan juga distribusi cabai.

“Tak hanya jelang tahun baru Tionghoa, tapi penyebabnya lebih banyak karena perubahan cuaca. Imbasnya penurunan produksi cabai juga distribusi cabai, baik dari Blitar atau Kediri terhambat,” terang kepala Disperindag, Muhammad Zamroni.

Kenaikan harga itu, tidak hanya terjadi di Lamongan saja tapi juga terjadi di beberapa kota dan kabupaten lain.

Tak hanya di pasar Tradisional, Hal yang sama juga terjadi di Pasar moderen Babat. Di pasar ini, semua jenis cabai juga naik. Cabai keriting dari semula seharga Rp 50 ribu naik menjadi Rp 55 ribu per kilogram.

Cabai merah besar naik dari Rp 55 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Cabai rawit di Pasar Babat naik dari semula Rp 55 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono