FaktualNews.co

Enam Fakta Wabah Virus Corona di Wuhan Cina

Kesehatan     Dibaca : 565 kali Penulis:
Enam Fakta Wabah Virus Corona di Wuhan Cina
Faktualnews.co/Istimewa
Seorang pekerja medis mengukur suhu tubuh seorang penumpang kereta di stasiun Hankou, Wuhan, 22 Januari 2020. [dw.com/id]

SURABAYA, FaktualNews.co – Virus Corona, atau koronavirus, menyebar di Kota Wuhan, Cina sejak awal tahun 2020 ini. Sejauh ini Pemerintah Cina telah mengambil langkah-langkas strategis untuk menekan penyebaran virus dari keluarga Coronaviridae itu.

Berikut 6 hal terkait penyebaran virus yang menggemparkan itu, sebagaimana dilansir DW Indonesia.

 

1. Disebarkan lewat pernapasan

Virus Korona disebarkan lewat pernapasan, dan ada kemungkinan penyakit bermutasi serta menyebar lebih jauh, demikian Li Bin. Komisi penanganan juga mengumumkan langkah untuk meredam penyebaran, mengingat tahun baru Imlek jatuh pekan ini, dan warga banyak yang bepergian. Antara lain desifeksi dan ventilasi pelabuhan udara, stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan.

 

2. Serupa dengan SARS

Korona virus tipe baru ini menyulut ketakutan karena serupa dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang juga diawali di Cina, dan menyebabkan kematian hampir 800 orang antara 2002 dan 2003. Foto: Seorang staf bandar udara mengecek suhu tubuh penumpang yang meninggalkan Wuhan dari pelabuhan udara internasional Tianhe, Selasa, 21 Januari 2020.

 

3. Belum terbukti sebagai “super spreader”

Wakil Direktur Komisi Kesehatan Nasional, Li Bin mengatakan belum ada bukti bahwa virus ini adalah “super spreader”, yang artinya menginfeksi secara tidak proporsional dibanding virus lainnya. Tapi ihal tu jadi target penelitian.

 

4. Semua kasus berujung kematian berasal dari Wuhan

Hari Rabu (22/1), Wakil Direktur Komisi Kesehatan Nasional Li Bin menyatakan kepada wartawan, semua kasus kematian terjadi di Wuhan.

 

5. Pemerintah Karantina Kota Wuhan

Pemerintah kota Wuhan, di provinsi Hubei, Cina, kini mengambil langkah menutup kota, dan menghentikan semua layanan transportasi publik, termasuk kereta super cepat dari dan ke kota yang jadi tempat tinggal 11 juta orang itu.

 

6. Sudah ditemukan di luar Cina

Selain kasus yang sudah ditemukan di AS, Pemerintah Administrasi Khusus Cina di Makau juga melaporkan menemukan kasus infeksi paru-paru akibat virus sama Rabu kemarin. Orang yang terinfeksi sebelumnya jadi turis di Wuhan. Kasus serupa juga diidentifikasikan di Taiwan, Filipina, Thailand, Jepang, Korea Selatan, bahkan Meksiko.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
Sumber
DW Indonesia

YUK BACA

Loading...