FaktualNews.co

Bikin Video King of The King, Pasutri Nganjuk Diperiksa Polisi

Peristiwa     Dibaca : 1168 kali Penulis:
Bikin Video King of The King, Pasutri Nganjuk Diperiksa Polisi
FaktualNews.co/romza
Pasutri warga Nganjuk yang diminta keterangan oleh polisi.

NGANJUK, FaktualNews.co-Beredar video menghebohkan di media sosial (medsos) yang dibuat warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, guna memperoleh uang miliaran rupiah dari Presiden King of The King, Mister Dony Pedro.

Akibatnya, pembuat pembuat video tersebut diperiksa kepolisian Nganjuk, Rabu (29/1/2020).

Video ini menghebohkan warganet di Kabupaten Nganjuk. Sebab, tulisan yang ada di banner yang dipasang mereka cukup nyeleneh dan nyentrik.

Dalam tulisan di banner video itu, di antaranya tertera ‘Selamat Datang Presiden King of The King, Presiden Bank UBS, Presiden PBB, Mister Dony Pedro yang melunasi hutang Indonesia’.

Belakangan, pembuat video ini diketahui pasangan suami-istri Amin Gatot dan Dwi Susanti, warga Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Pasutri ini langsung dipanggil ke Polsek Warujayeng untuk dimintai keterangan.

Keduanya dimintai keterangan secara tertutup di ruang Kanit Reskrim Polsek Warujayeng terkait video tersebut. Kepada polisi, keduanya mengakui mereka sudah membuat tiga video serupa.

Oleh keduanya, video tersebut dikirimkan ke pimpinan Indonesia Mercusuar Dunia (IDM).

Selain itu, mereka juga membentangkan banner seperti dalam video di tiga lokasi. Yakni dua di Kabupaten Nganjuk, serta satu lagi di Kabupaten Ngawi.

Tujuannya untuk memperoleh uang sebesar Rp 1 miliar dari Miuster Pedro, untuk setiap satu video yang dibuatnya.

“Sehingga dengan tiga video yang sudah dibuat, mereka dijanjikan memperoleh Rp 3 miliar,” kata AKBP Handono Subiakto, Kapolres Nganjuk.

Hinga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman terkait kasus tersbeut. bahkan polisi sedang menelusuri kemungkinan adanya warga lain yang terlibat dalam persoalan serupa.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...