FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tabrakkan Diri ke Kereta Api di Mojokerto, Warga Gresik Tewas Mengenaskan

Peristiwa     Dibaca : 963 kali Penulis:
Tabrakkan Diri ke Kereta Api di Mojokerto, Warga Gresik Tewas Mengenaskan
FaktualNews.co/Amanullah
Polisi melakukan evakuasi atas jenazah pria yang tabrakkan diri ke kereta api di Lingkungan/Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co-Seorang warga asal Gresik ditemukan tewas mengenaskan tersambar kereta api yang melintas di Lingkungan/Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Kamis (30/1/2020) pagi.

Pria itu bernama Herman (37), warga Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Identitas korban terungkap setelah petugas menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) korban yang tersimpan dalam dompetnya.

Dari Informasi yang didapat, diduga korban sengaja menabrakkan diri ke kereta api Bima jurusan Jakarta-Malang yang melaju dari arah barat ke timur. Saat itu kereta api melintas di lokasi kejadian.

Petugas keamanan kereta api Daop 8 Surabaya, Andy Muhammad Kamim mengatakan, bunuh diri itu terjadi sekira pukul 05.07 WIB.

Menurut keterangan dari asisten masinis, pria tersebut sengaja melompat ke arah kereta yang saat itu sedang melintas.

Kata dia, sebelum insiden bunuh diri itu terjadi, masinis kereta api dengan nomor lokomotif 72A tersebut sudah memeringatkan Herman.

Yakni dengan membunyikan klakson kereta. Bukannya menjauh dari rel kereta, Herman justru menghadang kereta api.

“Dugaan kita memang korban ini sengaja melompat saat kereta melintas,” jelasnya.

Menurut warga sekitar, korban sejak malam kemarin sudah terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian.

“Warga di sini tidak ada yang kenal korban, karena memang tidak tinggal di sini. Informasinya, sejak malam kemarin, dia tidur di samping pos penjagaan itu. Mungkin karena frustrasi, sehingga bunuh diri,” tandasnya.

Dibantu sejumlah relawan, polisi kemudian mengevakuasi jenazah Herman. Proses evakuasi pun cukup memakan waktu, karena petugas harus memungut serpihan tubuh Herman yang hancur akibat terlindas kereta api.

Jasad Herman kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono
Tags