FaktualNews.co

Dua Kali Tak Naik Kelas, Bocah 15 Tahun di Blitar Tewas Setelah Tenggak Pestisida

Peristiwa     Dibaca : 975 kali Penulis:
Dua Kali Tak Naik Kelas, Bocah 15 Tahun di Blitar Tewas Setelah Tenggak Pestisida
Faktualnews.co/Istimewa
Korban saat diperiksa petugas sebelum dievakuasi.

BLITAR, FaktualNews.co – Diduga gara-gara putus asa dua kali tak naik kelas, JP (15) warga Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar mengakhiri hidupnya minum dengan obat seranga. Keluarganya sudah melakukan upaya pertolongan terhadap korban, namun nyawa korban tak terselamatkan.

Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Misdi mengatakan, insiden itu terjadi pada Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Pada sore harinya si korban melakukan penyemprotan pada tanaman jagung di ladang keluarganya.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Diduga korban pada petang hari meminum obat pestisida saat menyemprot jagung. Malam harinya, si korban meminta ke ibunya untuk dibuatkan kopi. Saat ibunya sibuk di dapur itu, tiba-tiba mendengar suara gaduh dari kamar korban. Ibunya mendatangi kamar korban dan ternyata dia sudah tergeletak,” kata Misdi, Jumat (31/1/2020).

Dari keterangan saksi, lanjut Misdi, kakak korban seketika itu berinisiatif mencari air kelapa untuk mengobati korban yang menunjukkan tanda-tanda keracunan. Secara bersamaan, kakak korban juga mencari bantuan mobil melarikan korban ke klinik Nirmala, Panggungrejo.

“Sambil menunggu datangnya mobil yang akan mengantar korban ke klinik, korban diberi pertolongan berupa minuman air kelapa. Mobil datang dan langsung membawa korban menuju klinik. Tapi sayangnya, nyawa korban tidak tertolong,” terang Misdi.

Informasi yang diperoleh polisi, korban diduga depresi gara-gara dua kali tidak naik kelas. “Oleh gurunya, korban disarankan untuk sekolah di pondok pesantren,” katanya.

Dari pemeriksaan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dia dipastikan meninggal murni karena bunuh diri.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
Tags

YUK BACA

Loading...