FaktualNews.co

Menuju Smart School, Disdik Lamongan Resmikan Gardu Getar Desa

Pendidikan     Dibaca : 691 kali Penulis:
Menuju Smart School, Disdik Lamongan Resmikan Gardu Getar Desa
FaktualNews.co/faisol
Kepala Disdik Lamongan saat launching Gardu Getar Desa.

LAMONGAN, FaktualNews.co-Momen bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lamongan, pada penanggalan cantik 02-02-2020, ditandai peresmian LA Digital Kelas dan Gardu Getar Desa, Minggu (2/2/2020).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lamongan mengaku sengaja me-launching LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa.

Sebagai realisasi kelas digital ini, menjadi idiom dari merdeka belajar seperti yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim.

“Merdeka belajar yang dicanangkan Menteri Pendidikan bisa nyambung, ini masa transisi kita harus ikuti, dan ini dijadikan momen bersejarah bagi dunia pendidikan di Lamongan,
kelas digital,” kata Adi Suwito.

Menurutnya, Lamongan mengambil langkah berani dengan meluncurkan kelas digital di seluruh SMP Negeri di Lamongan.

“Tanggal cantik ini merupakan tonggak sejarah revolusi pendidikan dalam mencapai merdeka belajar berbasis pembelajaran digital di Kabupaten Lamongan yang siap dengan kelas digital. Pada awal 2020 kami keluarga Dinas Pendidikan menuju sekolah digital dan di akhir 2020 sudah smart school,” ujarnya.

Sedangkan terkait dengan Gardu Getar Desa yang merupakan kepanjangan dari Gerakan Terpadu Gerebek Kesetaraan di Pedesaan adalah wujud dari program wajib belajar (wajar) 9 tahun.

“Usia 25 tahun ke atas, SD, SMP, SMA, harapan belajar menuju kejar paket untuk mensukseskan wajar 9 tahun belajar. Warga Lamongan yang belum berijazah diajak mengikuti sekolah kesetaraan,” ucapnya.

Menurut Adi, dalam praktik Gardu Getar Desa ini, menjadi proses pembelajaran yang modelnya menyesuaikan dengan waktu ke sekolah.

“Tutornya yang desa, tutornya yang gerak ke desa, makanya Gardu Getar Desa,” tuturnya.

Bupati Lamongan Fadeli mengaku program ini akan bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan. “Sebagian itu bagian dari Desaku Pintar,” kata Fadeli

Menurutnya, launching LA Digital Kelas dan Gardu Getar Desa ini menandai digitalisasi kelas di SMP Negeri di Kabupaten Lamongan. Meski sebelumnya, sudah ada SMPN 1 dan SMPN 2 Lamongan yang telah mengawali launching kelas digital.

“Saya sudah diundang ke beberapa sekolah. Lamongan hari ini ada 48 SMP telah melauncing kelas digital,” ucap Fadeli.

Namun, Fadeli berharap, revolusi pendidikan di Kabupaten Lamongan tidak hanya berhenti dengan launching kelas digital di tingkat SMP Negeri saja.

“Saya harap dari bawah, PAUD, TK, SD, MI, MTs, SMA, SMK, tidak hanya sekolah negeri, tapi sekolah swasta melaksanakan kelas digital, sekaligus pembelajaran kelas digital,” ujarnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono