FaktualNews.co

Arogan, Oknum Satpam Kejari Jombang ‘Damprat’ Wartawan

Peristiwa     Dibaca : 373 kali Penulis:
Arogan, Oknum Satpam Kejari Jombang ‘Damprat’ Wartawan
FaktualNews.co/Beny/ b
Portal keamanan di Kantor Kejari Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Satuan Petugas Pengamanan (Satpam) Kejaksaan Negeri Jombang, Jawa Timur, dinilai mempersulit akses wartawan masuk ke kantor Kejaksaan setempat.

Sikap arogan ini dialami Muji Lestari wartawan FaktualNews.co, sesaat usai menemui Kasi Intel Kejari Jombang, Harry Rachmad. Ironisnya, kejadian tidak hanya dialaminya sekali. Namun sudah lebih dari satu kali. Bahkan runyamnya, kejadian yang sama juga dikeluhkan sejumlah awak media lainnya.

Peristiwa ini bermula saat Muji Lestari  hendak menemui Kasi Intel Kejari Jombang, sesaat setelah keduanya sudah membuat janji di ruang kerjanya untuk klarifikasi.

Setelah tiba di pintu gerbang atau pos Satpam kantor Kejari,Muji Lestari selanjutnya berhenti dan meminta ijin ke pos Satpam untuk masuk dengan tujuan tersebut.

Salah satu satpam pun mencoba menanyai tujuannya. Setelah mendapat penjelasan, Satpam tersebut kemudian mempersilahkan Muji Lestari masuk ke area parkir tanpa memberikan arahan berikutnya.

“Setelah itu kemudian kami masuk, seperti biasanya, tahun sebelumnya. Kami masuk lewat pintu samping dan langsung ke ruangan Kasi Intel. Sebab tadi juga kami tidak diarahkan bahwasanya sekarang ada aturan siapapun lewat pintu depan harus diperiksa, begini begitu, super ketat lah, lalu tasnya tidak boleh dibawa dan lain-lain,”ungkap Muji Lestari Senin (10/2/2020).

Usai menemui Kasi Intel, Muji Lestari kemudian berpamitan pulang dan kembali melalui pintu yang sama. Namun, setelah berada di area parkir, jurnalis tersebut kemudian dihampiri oleh oknum Satpam yang diketaui berinisial R.

Tanpa basa-basi dan memberi penjelasan, justru langsung membentak Tari, panggilan akrab Muji Lestari dan menginterogasinya. R berdalih wartawan itu dilarang masuk ke kantor Kejari melalui pintu belakang.

Kejadian ini sangat disayangkan, sebab berdasarkan pantauan di halaman depan. Tidak ada satupun papan imbauan yang melarang semua tamu tanpa terkecuali masuk melalui pemeriksaan terlebih dahulu.

Selain itu, kantor Kejaksaan yang notabene merupakan salah satu lembaga pelayanan public. Namun justru membatasi akses masyarakat, terlebih awak media dengan sistem keamanan yang dinilai cukup mempersulit ini.

“Harusnya kalau memang ada larangan atau imbauan kita diperiksa melalui screening dan tas tidak boleh dibawa masuk ada pengumuman atau arahan satpam di depan. Pantauan kami juga tidak ada, tapi perlakuan oknum Satpam ini saya kira  tetap berlebihan ” terangnya.

Sementara, Kasi Intel Kejari Jombang, Harry Rachmad membenarkan sistem keamanan yang diberlakukan di kantornya ini.  Diapun memastikan bahwa Satpam R tersebut menjalankan tugasnya sesuai arahan pimpinan.

“Terimakasih kritiknya, saya yakin Satpam hanya menjalankan tugas saja, tidak ada maksud lain. Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan,”pungkasnya.

 

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...