FaktualNews.co

Suami ‘Edan’ di Pasuruan, Jual Istrinya ke Sejumlah Rekan

Peristiwa     Dibaca : 460 kali Penulis:
Suami ‘Edan’ di Pasuruan, Jual Istrinya ke Sejumlah Rekan
FaktualNews.co/Aziz/
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander, didamping Kasat Reskrim, AKP Slamet Santoso, dan Kasubbag Humas, menunjukkan barang bukti berupa sprei milik korban.

PASURUAN, FaktualNews.co – Insiden suami tega jual istrinya ke lelaki lain gemparkan Pasuruan. Bahkan aksi suami ‘edan’ ini video istrinya yang direkam saat adegan dengan pria lain beredar di kalangan rekan suaminya. Warga sekitar kejadian pun gempar.

Adalah Moch Sabik Salim (32)  suami bejat, asal Dusun Babatan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, yang diamankan polisi seusai istri berinisial SI (23), melaporkannya ke polisi.

“Pelakunya suami korban, kita amankan,” kata Kapolresta  Pasuruan, AKBP Dony Alexander, saat rilis kasus di Mapolresta, Senin (10/2/2020).

Kapolres mengungkapkan, terungkapnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini, setelah ada laporan dari istri pelaku.”Dari keterangan korban, ia dipaksa suaminya. Si suami sengaja menawarkan ke empat rekannya untuk berhubungan badan dengan lelaki lain karena diancam pelaku,” terangnya.

Kapolres menjelaskan, pelaku dugaan sengaja menjual istrinya karena hutang piutang dengan pemakai, juga ada yang membayar tiap berhubungan Rp 50 ribu.

“Pelaku dengan tega lakukan perbuatan kekerasan dalam rumah tangga ini, karena ingin kepuasan dan membandingkan ritme berhubungan dia dengan orang lain,” jelas Kapolres.

Menurutnya, padahal suami istri (pasutri) ini, sudah dikaruniai seorang anak selama tiga tahun berumah tangga. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 47 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004, tentang KDRT atau Pasal 8 huruf b dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

Selain itu, pelaku bakal dijerat Pasal 12 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Sementara empat orang pemakai korban yang juga saksi inisial H (36), R (34), B (22), SR (28), dijadikan saksi.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...