FaktualNews.co

Puluhan Warga Jombang Positif DBD, Seorang Meninggal

Kesehatan     Dibaca : 517 kali Penulis:
Puluhan Warga Jombang Positif DBD, Seorang Meninggal
FaktualNews.co/muji lestari
Salah satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjalani perawatan di RSUD Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG, FaktualNews.co – Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, mencatat  sebanyak 31 orang dirawat di RSUD Jombang, karena positif Demam Berdarah Dengue (DBD). Jumlah itu dihimpun sepanjang bulan Januari hingga awal Februari 2020 ini.

Dari sebanyak 31 kasus DBD tersebut, ada satu pasien DBD yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Jombang. Pasien tersebut adalah balita berusia 11 bulan.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Wahyu Sri Harini membenarkan hal itu. Dia mengungkapkan, penderita DBD tersebut tinggal di wilayah Kudu, Kabupaten Jombang.

Sedangkan sepanjang Januari, jumlah kasus penderita DBD sebanyak 21 orang. Sementara pada awal Februari terdapat temuan sebanyak 10 kasus.

“Sampai saat ini ada 31 kasus.  Meninggal dunia ada satu, usianya 11 bulan. Kasusnya di bulan Januari,” kata Wahyu, Rabu (12/2/2020).

Menurut Wahyu, tren kasus DBD di Jombang ini,  mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Pada Januari 2019, Dinas Kesehatan mencatat 123 kasus positif DBD. Sedangkan pada Januari 2020, jumlahnya 21 kasus.

Pada Desember 2019, Pemkab Jombang telah menetapkan status waspada sebagai antisipasi dan mencegah mewabahnya DBD.

Meski demikian, kata Wahyu, Pemkab Jombang tetap melakukan antisipasi agar DBD tidak sampai mewabah.

Terpisah, Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran menuturkan, membenarkan satu pasien balita yang positif DBD meninggal dunia saat dalam perawatan medis.

Korban DBD ini menghembuskan nafas terkahirnya pada akhir Januari lalu saat menjalani perawatan intensif di hari keempat.

Pasien rujukan dari Puskesmas itu masuk ke RSUD Jombang dalam kondisi kritis.

“Tepatnya akhir Januari, ada pasien yang datang kesini dalam kondisi DSS (Dengue Shock Syndrom). Kami rawat disini, namun pada hari keempat pasien itu meninggal dunia,” kata Pudji.

Dia mengungkapkan, sejak Januari cukup banyak pasien yang masuk ke RSUD Jombang memiliki gejala atau suspect demam berdarah. Sebagian besar dinyatakan negatif DBD dan 21 pasien dinyatakan positif.

Ditambahkan, hingga Rabu ini, RSUD Jombang menangani 5 pasien yang positif terkena DBD.

Pasien DBD yang masih menjalani perawatan, terdiri dari 4 pasien anak-anak dan satu pasien dewasa.

“Kami berupaya semaksimal mungkin, harapan kami tidak ada lagi kasus kematian akibat DBD. Mudah-mudahan tidak ada lagi,” pungkas Pudji.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...