FaktualNews.co

Setelah Dihajar Longsor, Jalur Wisata Menuju Pasir Laut Gunung Bromo Kembali Normal

Peristiwa     Dibaca : 174 kali Penulis:
Setelah Dihajar Longsor, Jalur Wisata Menuju Pasir Laut Gunung Bromo Kembali Normal
Faktualnews.co/Abdul Aziz
Upaya tim yang masih melakukan pembersihan di lokasi longsor.

PASURUAN, FaktualNews.coLongsor yang terjadi di tebing wisata Gunung Bromo, di Dusun Pakis Bincil, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, yang terjadi Rabu (12/2/2020) sore, akhirnya teratasi. Saat ini, kendaraan yang menuju lautan pasir bisa melewati di jalur bekas longsoran itu.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Tectona mengatakan, kendaraan menuju ke lautam pasir bisa lewat di bekas lokasi longsor, setelah pembersihan materi longsor setinggi 20 meter dan lebar 3 meter dilakukan secara gotong royang.

Bahkan 2 alat berat dari Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan dan 1 unit dari Pemerintah Provinsi Jatim, yang diterjunkan ke lokasi mampu bersihkan material tanah dengan cepat.

“Sekarang jalannya bisa digunakan pengendara dan wisatawan ke Bromo lewat Pasuruan,” kata Tectona, Sabtu (15/2/2020).

Hanya saja, meski akses jalan sudah dibuka, tapi penutupan akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Yakni di Kaldera Tengger 24 Januari – 24 Februari 2020, masih diberlakukan.

“Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup Kawasan Wisata Gunung Bromo,” terang Tectona.

Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo ini hanya ditujukan kepada kendaraan bermotor. Sedangkan kegiatan wisata lain tetap dibolehkan dengan menggunakan kuda, sepeda, tandu dan jalan kaki.

Pelarangan kendaraan bermotor untuk menghargai budaya masyarakat Tengger, yakni memasuki wulan kepitu. Selain itu pelarangan juga untuk memberikan kesempatan pemulihan ekosistem kawasan Gunung Bromo.

Batas kendaraan pengunjung melalui pintu masuk Coban Trisula Malang sampai pintu masuk Cemorolawang. Sedangkan dari pintu masuk Resort Gunung Penanjakan Pasuruan sampai di Pakis Bincil.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...