FaktualNews.co

Komplotan Penculik Warga Bandung di Pasuruan, Dirungkus Polisi

Peristiwa     Dibaca : 127 kali Penulis:
Komplotan Penculik Warga Bandung di Pasuruan, Dirungkus Polisi
Faktualnews.co/Istimewa
Saihul, salah satu tersangka penculikan warga Bandung.

PASURUAN, FaktualNews.co – Tim VI Jatanras Polres Pasuruan berhasil menggulung lima pelaku komplotan penculik dan pemeras yang kerap melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Pasuruan. Komplotan itu diduga sering bergentayangan di sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan, AKP Hardi, membenarkan komplotan penculik dan pemeras, yang saat ini masih dimintai keterangan untuk proses lebih lanjut.

“Komplotan ini diamankan pada hari Sabtu tanggal 15 Pebruari kemarin. Saat ini kasusnya masih dikembangkan,” ujar dia, Minggu (16/2/2020).

Menurut Hardi, pelaku Saihul (38) diamankan setelah korbannya bernama Herman Paul Tubaleka (60) asal Bandung, diculik oleh para pelaku saat berada di kawasan Lawang, Malang. Sebelumnya, salah satu anggota komplotan ini melakukan pertemuan dengan korban yang juga pengusaha itu.

Saat berboncengan motor, korban diculik dan disekap terlebih dulu di sebuah Villa di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan oleh tujuh pelaku, pada bulan September 2019 lalu. Komplotan ini menggertak, bahkan menuding korban terlibat kasus narkoba.

Pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 1 miliar, namun oleh korban ditawar Rp 500 juta. Kesepakatan direalisasikan, dengan ditransfernya uang senilai Rp 395 ke rekening korban, oleh istri korban yakni, Ester Tedja Kusuma.

Setelah uang ditransfer, dua pelaku dan salah satu pelaku lain yang masih buron turun untuk mengambil uang dengan membawa ATM korban. Setelah uang didapatkan, para pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban di villa tersebut. “Atas laporan korban ini kami lakukan penyelidikan,” tegas Hardi.

Hardi mengungkapkan, setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap Saihul, Sabtu (15/2/2020) dini hari. Dia dihadiahi timah panas karena melawan polisi ketika ditangkap. Saat diperiksa, Saihul mengakui atas perbuatannya itu. Dari keterangan dia, didapat nama-nama komplotannya.

Kelima pelaku yakni Sulamat alias Bisri, Rosid, Asmoro, Bahul dan Saihul (38), warga Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah barang bukti yang diamankan yakni motor Nopol N-5495-CT, milik tersangka Sulamat Alias Bisri, dua ponsel , dua jaket, celana, dan sepasang sepatu warna putih.

Atas perbuatannya para tersangka tersebut, bakal dijerat dengan Pasal 328-368 KUHP tentang penculikan dan pemerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Hingga saat ini polisi terus memburu dua tersangka lain yang kabur. Kedua tersangka ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...