FaktualNews.co

Gagal Tangkap MSA, Aliansi Kota Santri Tuduh Polisi Tak Serius

Hukum     Dibaca : 493 kali Penulis:
Gagal Tangkap MSA, Aliansi Kota Santri Tuduh Polisi Tak Serius
faktualnews.co/muji lestari
Aliansi Kota Santri saat demontrasi di Polres Jombang, desak tuntaskan kasus MSA, pada Kamis 8 Januari lalu.

JOMBANG, FaktualNews.co-Kegagalan polisi meringkus MSA (39) putra kiai ternama di Jombang yang jadi tersangka kasus pelecehan seksual, mengundang tanda tanya besar bagi banyak kalangan.

Salah satunya yakni, Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual. Sekretaris Aliansi, Palupi Pusporini, yang juga kuasa hukum korban (inisial NA, asal Jawa Tengah) sangat menyayangkan kegagalan penangkapan atas MSA itu.

Menurutnya, selain merupakan momen berharga, seharusnya polisi sudah memiliki perhitungan dan strategi yang cukup matang sebelum bergerak melalukan upaya ‘paksa’ itu.

Di samping itu, peristiwa lolosnya MSA dalam upaya penangkapan tersebut, dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan Polda Jatim dalam upaya ‘paksa’ itu.

“Menyayangkan kegagalan Polda Jatim dalam upaya paksa yang dilakukan Sabtu lalu. Kami tidak tahu apa pertimbangan polda. Yang jelas seharusnya Polda Jatim sudah ‘itung-itungan di awal’ terkait strategi yang dilakukan,” ungkap Palupi, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, Polda Jatim seharusnya sudah bisa memetakan situasi yang ada saat itu.

“Misal berapa jumlah massa yang mengawal tersangka, apakah sebanding dengan jumlah anggota polda yang diterjunkan,” imbuhnya.

Diberitakan, Polda Jatim dikabarkan sempat melakukan upaya penangkapan terhadap MSA.

Tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santrinya sendiri ini menurut informasi nyaris dibawa anggota Polda Jatim saat berada di sebuah warung bakso di Desa Cukir Kecamatan Diwek, Jombang, Sabtu, 15 Februari 2020 lalu. Namun, MSA berhasil lolos.

Dengan kabar gagalnya polisi menangkap MSA ini, Palupi tetap mendesak agar polisi tetap melakukan upaya jemput paksa terhadap MSA.

Dia juga yakin polisi akan tetap bekerja secara profesional untuk menangani dan menyelesaikan kasus yang menjadi sorotan masyarakat ini.

“Termasuk kemungkinan terburuk yang akan terjadi di lapangan. Saya kira polda mampu bekerja profesional. Kejadian kemarin justru menjadi pertanyaan di masyarakat, terkesan polda Jatim belum mau serius dalam melakukan upaya paksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, MSA dilaporkan ke Polres Jombang dan telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap NA asal Jawa Tengah sekitar bulan November lalu. NA disebut merupakan salah satu santri dari MSA.

Dengan menjadi tersangka, Polisi kemudian memanggil MSA untuk dimintai keterangan. Namun upaya ini tak mendapat tanggapan dari MSA sebab beberapa kali tak hadir dalam panggilan Polisi.

Dalam perkembangannya, kasusnya MSA ini kini telah telah ditangani Polda Jawa Timur.

Namun, sejauh ini belum ada satupun tanda-tanda MSA bersedia hadir di Kepolisian. Bahkan, hingga upaya paksa itu dilakukan Polisi meski kabarnya proses ini tak berhasil dan MSA diduga lolos dari sergapan petugas.

Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...