Politik

Nur Arifin, Daftar Bacabup Trenggalek di DPC Partai Demokrat

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Sejak dibukanya pendaftaran penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) dan Bacawabup 2020, peta politik mulai terlihat. Terbukti, sudah tiga Bacabup yang sudah mendaftar di DPC Partai Demokrat.

Giliran Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin datang penuhi undangan sebagai bakal calon bupati untuk mengambil formulir sekaligus mendaftar, Rabu (19/2/3/2020).

Ketua DPC Partai Demokrat Trenggalek, Mugianto mengatakan, M.Nur Arifin datang di kantor  DPC sekitar pukul 14.00 WIB.

Dia datang mengambil formulir dan mendaftar sebagai Bacabup yang mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat.

“Memang benar, hari ini kita kedatangan tamu. Yakni M.Nur Arifin yang telah mengambil formulir dan sekaligus mendaftar,” ungkap Mugianto.

Mugianto yang juga anggota legislatif menjelaskan, DPC Partai Demokrat telah membuka pendaftaran seluas-luasnya.

“Siapapun itu entah itu tokoh masyarakat, akademisi maupun politisi yang berminat mendaftar melalui Partai Demokrat dipersilahkan,” terangnya.

Dijelaskan Mugiato, terkait mekanisme nantinya sudah ada tim yang menyeleksi para bakal calon yang kemudian akan di ajukan ke DPD dan DPP. Dengan penentuan rekomendasi calon ada di DPP.

Pastinya, tambahnya, juga masih menunggu pendaftar lain. Karena pendaftaran bakal calon sendiri masih akan dibuka hingga tanggal 25 Februari mendatang.

“Untuk rekomendasi itu nanti akan turun dari DPP langsung,” tambahnya.

Berbeda dengan Moch. Nur Arifin selaku petahana saat dikonfirmasi terkait kedatangannya ke DPC Demokrat masih enggan berkomentar banyak.

Ia mengatakan kedatangannya hanya mengambil undangan dari Pacitan. Undangan tersebut dalam acara peresmian museum dan galeri seni mantan Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono.

“Saya hanya mengambil undangan, besok pada tanggal 22 ada acara di Pacitan. Peresmian museum dan kita akan datang, tentunya untuk menghormati sambil liburan,” kata Arifin.

Disinggung terkait tentang tanda tangan empat lembar yang di bubuhkan di atas materi, Arifin menjawab itu hanya absen saja.

“Itukan hanya absen ngisi buku tamu, kalau tentang rencana mencalonkan sebagai bupati tanya saja kepada partai lain. Saya pokoknya kerja, lha wong baru di demo (kan baru didemo),” pungkasnya.