Peristiwa

Cari Pakan Kambing, Pria di Probolinggo Tersengat Listrik

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Tak ada yang menyangka, kalau Senin (24/2/2020) tersebut hari nahas bagi Rusman (32), warga RT 22 RW 4, Dusun Kresek, Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Sekitar pukul 14.00 WIB dirinya tersengat atau kesetrum aliran listrik.

Meski tersengat dialiran listrik antar desa, namun nyawa pria beranak itu masih tertolong. Dalam kejadian tersebut, Rusman hanya menderita luka bakar di telapak tangan kirinya. Korban saat ini masih dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo dan ditunggui Choirun (28) istri dan keluarga korban.

Ahmad Fauzi mengaku tidak tahu persis kejadiannya, mengingat saat tiba di lokasi kejadian, warga sudah banyak dan tubuh korban sudah tak bergerak diatas pohon. Diperoleh informasi, kalau korban tersengat arus listrik saat memotong dahan pohon waru untuk pakan kambing milik orang tuanya. “Saya nggak tahu persis. Saya dapat info seperti itu,” ujarnya.

Fauzi yang mengaku masih sepupu korban ini mengatakan, pohon waru yang dinaiki korban terpaksa ditebang dibawah diatas akas, karena warga takut dan kesulitan menurunkan tubuh korban. Mengingat, warga melihat ada percikan api, lantaran arus belum dimatikan.

“Ditebang pakai gergaji mesin (Chainsaw). Warga takut naik pohon karena listrik belum mati. Warga melihat ada percikan api,” jelasnya.

Saat pohon ditebang, warga dan keluarga korban menyiapkan kasur untuk menangkap tubuh korban. Untuk melindungi tubuh korban jatuh langsung ke tanah. Meski tidak sempurna, namun upaya yang disiapkan warga dan keluarga berhasil.

“Korban tertangkap, tidak sampai jatuh ke tanah. Hanya luka bakar di telapak tangannya dan kepala berdarah. Mungkin kena ranting,” tambahnya.

Sipa, ibu korban membenarkan kalau anaknya tersengat listrik saat mencari pakan ternaknya. Siang itu, Rustam membantu saudaranya yang menebang pohon di depan rumah tinggalnya. Usai memotong ranting pohon yang sudah roboh, korban kemudian naik pohon waru memotong ranting.

“Untuk pakan kambing saya. Anak saya kesetrum karena memang ada kabel PLN,” ujarnya.

Perempuan yang tinggal berdekatan dengan anaknya ini membenarkan, kalau Rustam jatuh dari pohon ditangkap dengan kasur oleh warga dan keluarganya. Hal itu dilakukan, agar tubuh anaknya yang tak bergerak di atas pohon, tidak jatuh langsung ke tanah.

“Nggak ada yang berani naik pohon. Karena masih nyetrum. Akhirnya pohon ditebang pakai
gergaji mesin,” katanya.

Sipa belum mengetahui nasib anaknya, karena masih ditangani tim kesehatan di ruang instalasi gawat darurat RSUD dr Mohamad Saleh. Dari kabar yang ia terima, jika Rusman tidak parah dan segera sembuh.

“Saya nggak tahu pasti lukanya. Katanya sih, anak saya nggak apa-apa,” tandas ibu yang didampingi istri korban saat di RSUD.