ucapan idul fitri RSUD Jombang
FaktualNews.co

Dalam Sepekan 2 warga di Lamongan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus

Peristiwa     Dibaca : 224 kali Penulis:
Dalam Sepekan 2 warga di Lamongan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus
FaktualNews.co/Ahmad Faisol
Salah satu lokasi ditemukannya korban tewas akibat jebakan tikus.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Meski sudah diperingatkan oleh pemerintah dan kepolisian Lamongan, tampaknya warga masih enggan meninggalkan cara menggunakan setrum atau listrik untuk membuat jebakan tikus.

Bahkan Polres Lamongan menegaskan jebakan tikus yang dialiri listrik sebab bisa menimbulkan korban kematian dan berujung hukuman pidana.

Kasus terakhir, seorang perempuan paruh baya, Sholikah (53) warga Dusun Timbuan, Desa Tambakmenjangan, Kecamatan Sarirejo ditemukan meninggal akibat kesetrum jebakan tikus yang menggunakan aliran listrik, di lahan sawah milik Rofi’i warga Sarirejo.

Kapolsek Sarirejo AKP Ipung Abdul Muis membenarkan kejadian tersebut. “Pertama diketahui salah seorang warga dusun yang bernama Ali Syaifudin saat berangkat ke sawah. Ia pun kaget saat melihat mayat dalam posisi tertelungkup di pinggir sawah milik Rofi’i yang terpasang listrik jebakan tikus,” kata Kapolsek Sarirejo, Rabu (26/2/2020).

Lebih jauh, Ipung menceritakan, karena penasaran, saksi kemudian mendekati korban yang tertelungkup tersebut dan melihat kalau korban adalah Sholikah yang tak lain tetangganya.

“Saksi tidak langsung mengevakuasi korban, namun melaporkannya ke perangkat desa dan berlanjut ke Polsek Sarirejo,” terang Ipung seraya nenambahkan anggota Kapolsek Sarirejo datang ke lokasi bersama tenaga medis, anggota Koramil dan Satpol PP.

Petugas Puskesmas Sarirejo yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan dan diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan menderita luka bakar pada tangan kanan akibat tersengat listrik.

Sebelumnya, korban meninggal akibat jebakan tikus yakni Karuwi (57) warga Jelak Catur, Kalitengah, Lamongan. Dia ditemukan tewas di area persawahan Desa/Kecamatan Maduran, yang disebabkan kesetrum perangkap tikus dengan menggunakan generator listrik pada 23 Februari 2020.

Saat itu posisi hujan deras, Korban beserta istrinya melihat sawah pada sore hari. Kemudian sang istri meninggalkan korban yang pada saat itu sedang memasang perangkap tikus yang dialiri listrik di lahan pertanian yang ia sewa di daerah tersebut, karena tak kunjung pulang sang istri kembali mencari korban ke lokasi tadi dan korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...