Wisata

Kunjungi Ranu Manduro di Mojokerto, Pedangdut Via Vallen Beri Masukan Pemerintah

MOJOKERTO, FaktualNews.co-Viralnya video wanawisata Ranu Manduro di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto banyak menjadi perhatian.

Tak hanya kalangan masyarakat biasa, kalangan artis kondang juga penasaran dan tertarik melihat dari dekat padang rumput di bawah kaki Gunung Penanggungan tersebut.

Salah satu artis yang datang ke Ranu Manduro adalah pedangdut Maulidia Octavia atau lebih dikenal dengan nama Via Vallen. Via Vallen sudah membuktikan keindahan Padang Savana Ranu Manduro.

Itu terungkat dari unggahan video adi kun Instalgram resminya, @Viavallen. Dalam video berdurasi satu menit tersebut dia menuliskan keindahan wanawisata Ranu Manduro yang sudah di datanginya.

Tak hanya mengungkapkan keindahan, penyanyi dangdut yang kini sudah melalang buana di kancah internasional ini memuji keelokan wisata alam tersebut, sekaligus mendorong Pemerintah Kabupaten Mojokerto bisa lebih mengembangkan potensi Ranu Manduro.

Iki tah sing jarene feeling good iku reeekk
Tapiii ancen wapikkk 😍 ( Ini ta yang katanya feeling good, memang bagus tempatnya)” tulis Via dalam caption video yang diunggahnya pada Sabtu (29/02/2020).

Bahkan, sejak diunggah, dalam waktu empat, ribuan Netizen sudah membanjiri kolom komentar di akun Instagram milik Via Vallen.

Selain menuliskan itu, Via juga menuliskan harapannya kepada pemerintah.

“Semoga tempat ini segera mendapatkan perhatian dr pemerintahan setempat untuk di kembangkan, melihat potensi alamnya yang sudah sangat luar biasa.

Bukan merubahnya dengan bangunan2 yg merusak pemandangan, tapi memberi sedikit sentuhan agar terlihat semakin indah
Aku ngebayangin ada buble2 raksasa yg di dalemnya ada kursi lucunyaa. Jd bisa sambil nongkrong2 cantikk biar lebih feeling good

Note : jangan salfok sama lidahku yang agak belibet ya
#ranumanduro,” tulis Via mengakhiri captionnya.

Ranu Manduro sendiri mulai ramai didatangi pengunjung sejak videonya tersebar di Media sosial Minggu (23/2/2020).

Hingga kini Ranu Manduro yang merupakan wana wisata bekas tambang galian C di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto banyak didatangi pengunjung.

Tempat ini berupa padang rumput yang didalamnya terdapat telaga bekas galian pasir dan batu. Wisatawan yang datang hanya dikenakan biaya parkngelolair kendaraan.

Yaitu Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Warga setempat ketiban berkah. Mulai dengan menjadi juru parkir, menyewakan sepeda motor hingga menjual makanan dan minuman.