FaktualNews.co

Satu Lagi Korban Perahu Terbalik di Jombang Ditemukan, Pakaian Mirip Septi

Peristiwa     Dibaca : 576 kali Penulis:
Satu Lagi Korban Perahu Terbalik di Jombang Ditemukan, Pakaian Mirip Septi
faktualnews.co/istimewa
Jenazah korban terbalik di Sungai Brantas Jombang di ruang jenazah RSUD Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co-Satu korban terbaliknya perahu penyeberangan Sungai Brantas Dusun Klaci Desa Brodot Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Sabtu, 29 Februari 2020 lalu, kembali ditemukan, Selasa (3/3/2020).

Mayat berjenis kelamin perempuan ini ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi awal kejadian, sekitar pukul 13.30 WIB oleh petugas gabungan di wilayah Kesamben.

Saat ditemukan, posisi mayat yang mengenakan baju kombinasi hitam kuning ini berada tak jauh dari bibir sungai. Mayat perempuan malang tersebut juga berada di antara tumpukan sampah.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah tersebut dan membawanya ke kamar mayat RSUD Jombang untuk dilakukan identifikasi.

Ketua Tim Penyelamat, Novix Heriadi, belum bisa memastikan identitas korban tewas ketiga ini. Hanya saja, sesuai ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban, diduga mayat tersebut Lutvy Dwi Septina (23) warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Mengaluh, Jombang.

“Ciri-ciri, baju memang seperti yang dipakai korban terakhir. Tapi kita akan tunggu hasil identifikasi secara resmi, kita temukan di sampah-sampah sekitar 300 meter sebelum tambangan Kesamben,” kata Novix, di kamar mayat RSUD Jombang, Selasa (3/3/2020).

Penyisiran pertugas gabungan baik dari Basarnas, BPBD dan TNI Serta Polri dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Ada empat regu yang hingga saat ini terus melakukan pencarian satu korban lagi yang masih hilang terbawa arus Sungai Brantas.

Novix menjelaskan, derasnya arus Sungai Brantas dengan volume air yang tinggi membuat petugas harus ekstrasabar dan teliti melakukan penyisiran.

Sebelumnya diberitakan, perahu penyeberangan penghubung Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Nganjuk terbalik Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 22.00 WIB lalu. Saat peristiwa itu, debit air Sungai Brantas cukup deras dan tinggi.

Saat kejadian, dua orang berhasil selamat. Mereka Sukar (55) warga Dusun Klaci, Desa Brodot Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, dan Feriansyah (25) warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk.

Namun, empat korban dinyatakan hilang. Yakni Surip (45) selaku awal kapal. Kemudian remaja perempuan bernama Anista Sugandis (18). Keduanya warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Kemudian Serda Dadang Wicaksono, warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patian Rowo, Nganjuk. Dan terakhir Lutvy Dwi Septina (23) warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Mengaluh, Kabupaten Jombang.

Tiga korban telah ditemukan dengan kondisi tak bernyawa. Dengan demikian tinggal korban lagi yang sampai saat ini masih terus dilakukan pencarian.

Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...