FaktualNews.co

Sensus Penduduk Online 2020, Sekitar 6 Persen Warga Lamongan Sudah Mendaftar

Peristiwa     Dibaca : 1292 kali Penulis:
Sensus Penduduk Online 2020, Sekitar 6 Persen Warga Lamongan Sudah Mendaftar
FaktualNews.co/Faesol/
Kantor BPS Lamongan

LAMONGAN, FaktualNews.co – Lebih dari 6 persen, masyarakat Kabupaten Lamongan, yang telah menggunakan dan mengikuti sensus penduduk online yang berlangsung mulai 15 Februari lalu.

“Untuk hari ini kita sudah mencapai 6,3 persen lebih,” kata Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Lamongan, Ellyn Tambarnita Brahmana, selasa (10/3/2020).

Di waktu yang tersisa hingga 31 Maret nanti, Ellyn berharap, tingkat partisipasi sensus penduduk secara online tersebut dapat terus bertambah. Lebih jauh Ellyn menjelaskan, untuk berpartisipasi dalam sensus online tersebut sangat sederhana.

Langkah pertama adalah mengakses sensus.pbs.go.id, kemudian memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK)

“Tidak sulit kok. Jadi yang dibutuhkan adalah KK, KTP dan surat menikah kalau yang sudah menikah. Setelah memasukkan KK dan NIK, kemudian nanti mengisi password bagi yang pertama kali login, jadi seperti membuat akun,” jelasnya.

Setelah berhasil login, selanjutnya tinggal mengisi pertanyaan seputar informasi kependudukan, seperti alamat asal, tempat tinggal sekarang dan lain sebagainya. Minimal satu nama dan NIK yang ada di KK.

“Di situ nanti ada 22 pertanyaan. Untuk satu KK cukup diisi satu orang saja. Jadi kalau misalnya dia banyak anggota keluarganya, kemudian tinggal di tempat berbeda, tidak apa-apa, cukup satu orang saja yang mengisi,” tutur kepala BPS Lamongan asal Sulawesi tersebut.

Setelah batas waktu sensus online berakhir, imbuh Ellyn, pihaknya akan mensinkronkan dengan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil).

“Nanti pada bulan April dan Mei kami punya waktu guna mengecek data dari sensus online yang telah dilakukan akan dipadukan dengan data dari Dispenduk Capil. Dengan demikian akhirnya kita tahu penduduk siapa yang belum melakukan sensus,” imbuhnya.

Lebih jauh Ellyn menjelaskan, untuk masyarakat yang belum mengikuti sensus penduduk online, petugas akan melakukan sensus wawancara atau bertatap muka secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga pada 1 sampai 31 Juli 2020.

“Petugas sensus penduduk 2020 ini kami memang melakukan dua cara, yang pertama sesus penduduk online dan kemudian ada sensus wawancara. Petugas yang hadir di rumah tidak menggunakan kertas seperti dulu, tetapi HP android yang data dan foto penduduk langsung terkirim ke server,” papar Ellyn.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin