FaktualNews.co

Jambret Beraksi Terekam CCTV di Ruko Kota Probolinggo, Pelaku Diburu

Peristiwa     Dibaca : 893 kali Penulis:
Jambret Beraksi Terekam CCTV di Ruko Kota Probolinggo, Pelaku Diburu
FaktualNews.co/Mojo
Rusdi menunjuk tempat terjadinya aksi penjambretan di Ruko Pahlawan, Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Polres Probolinggo Kota, masih memburu pelaku jambret di Ruko Pahlawan, Kota Probolinggo, beberapa hari lalu. Meski korban belum melapor kejadian yang menimpanya. Bahkan, nama dan alamat korban juga belum diketahui.

Hal tersebut diungkap Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi, Kamis (12/3/2020) sore. Pihaknya mengimbau korban segera melapor, untuk mengungkap identitas, ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang dikendarai saat melancarkan aksinya. Begitu juga dengan kerugian yang dialami korban.

Tanpa ada laporan, petugas tentunya agak kesulitan menangkap pelaku, meski aksi penjambretan yang berlangsung Minggu (8/3/2020) pagi kemarin terekam CCTV. Namun begitu, Kasat Reskrim mengaku, telah menerjunkan anggotanya untuk mengidentifikasi dan mencari tahu keberadaan pelaku.

Termasuk, pihaknya telah melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan meminta rekaman CCTV kepada pemilik toko konveksi dan bordil di dekat lokasi kejadian. Diketahui, aksi penjambretan terekam kamera pengintai yang dipasang di toko depan (sisi timur) kejadian.

“Korban tidak melapor. Tapi tetap kami selidiki. Kami berharap korban melapor, agar identitas korban segera diketahui. Guna memudahkan penyelidikan dan pelaku bisa ditangkap,” harap Nanang Fendi.

Empat hari pasca kejadian, pihaknya belum bisa mengidentifikasi pelaku. Meski begitu, Nanang Fendi berterus terang, telah menerjunkan anggotanya. Baik di lokasi kejadian pada jam sepi dan lokasi lain yang dianggap rawan tindak kejahatan.

“Kami sudah menyebar anggota. Memantau lokasi kejadian dan tempat rawan tindak kejahatan,” tandasnya.

Sementara itu, Erik salah satu karyawan toko konveksi dekat lokasi kejadian mengaku, tidak mengetahui kejadiannya. Pasalnya, saat aksi penjambretan berlangsung, toko sedang tutup mengingat, hari minggu.

“Korbannya teman mamanya yang punya toko ini. Jadi korban cerita ke mamanya bos saya,” ujar Erik.

Saat itu juga, pemilik toko melihat rekaman CCTV. Ternyata benar, lanjut Erik, aksi pelaku terekam kamera pengintai yang dipasang di teras toko. Ia mnyebut, korban dua perempuan yang berboncengan. Sedang pelaku seorang diri.

“Kalau melihat rekaman CCTV-nya, pelaku satu orang. Kalau korbannya 2 perempuan. Sama-sama dari arah selatan,” tambahnya.

Hal senada juga diungkap Rusdi, pria yang menjadi juru parkir di lokasi tersebut. Ia mengaku, tidak tahu pasti kejadiannya, mengingat hari Minggu kegiatan parkir libur. Hanya saja, Minggu pagi itu, ia kebetulan berada di lokasi yang dimaksud, namun agak jauh.

“Benar ada jembret. Korbannya perempuan. Pelaku pakai helm. Tapi saya nggak tahu saat kejadian. Tahu setelah ada ranmai-ramai,” ujarnya.

Hasil rekaman CCTV memperlihatkan, 2 perempuan berboncengan dibuntuti pelaku yang mengendarai sepeda motor seorang diri. Pelaku yang berpakaian hitam tersebut, menyalip korban dari arah kiri. Tiba-tiba menarik sesuatu sepertinya tas yang dicangklong (dibawa) pengemudi. Ditarik seperti itu, motor korban oleng ke kiri (barat) dan roboh ke motor pelaku.

Saat itu, korban sempat menarik pelaku, namun lolos sehingga pelaku kabur ke arah utara. Kala itu suasana di lokasi kejadian sepi. Hanya terlihat satu mobil sedang parkir dan seorang pengendara berboncengan. Hanya saja, orang tersebut tidak berusaha menolong korban. Lantaran pelaku segera kabur.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas