Parlemen

DPRD Tuding Pemkab Situbondo Belum Serius Antisipasi Virus Corona

SITUBONDO, FaktualNews.co – DPRD Situbondo, menilai Pemkab Situbondo, belum serius menangani kemungkinan penyebaran virus corona covid-19 di Kabupaten Situbondo.  Padahal, saat ini penyebaran virus corona atau covid 19 sudah  menjadi perhatian dunia.

Bahkan, Presiden Joko Widodo, sudah menetapkan virus Corona Covid 19 sebagai bencana nasional atau pandemi oleh World Health Organisation (WHO).

Sehingga dengan penetapan bencana nasional, sejumlah lembaga  menerapkan kebijakan khusus, termasuk melakukan isolasi wilayah atau lockdown.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Situbondo, Hadi Priyanto,  mengatakan, setelah virus corona atau covid 19 ditetapkan sebagai bencana oleh Presden Jokowi. Pemkab Situbondo seharusnya melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19.

“Keppres untuk penanganan Corona Covid-19 ini kan sudah dilakukan Presiden. Jadi pemkab harus bisa menerjemahkan ini dengan melakukan berbagai upaya pencegahan, koordinasi lintas sektor, ataupun kontrol menangani virus ini,” ujar Hadi Priyanto, Selasa (17/3/2020).

Menurutnya, sampai saat ini pemerintah belum melakukan tindakan apapun. Seperti upaya sterilisasi terhadap ruang publik, tempat-tempat ibadah, termasuk pelayanan khusus penanganan kemungkinan masyarakat yang suspect corona.

“Sekarang coba lihat, mana ada yang melakukan pelayanan standart terhadap screening corona, seperti penyemprotan disinfektan. Bolehlah kita yakin corona tidak menjangkit masyarakat Situbondo, tapi bentuk ikhtiar harus tetap dilakukan,”kata Hadi Priyanto.

Pria yang akrab dipanggil Hadi menegaskan, pemeriksaan di tempat pelayanan kesehatan sampai saat ini masih dilakukan secara umum.

Padahal orang yang memeriksakan dirinya ke tenaga kesehatan dan memiliki ciri-ciri mirip suspect corona, harus dikhususkan, bukan berlaku umum.

“Kalau pemeriksaan dilakukan secara umum, tidak ada tempat yang khusus bagi pasien yang punya ciri-ciri mirip penderita corona. Bisa jadi lainnya tertular, jika pasien tersebut terbukti terndikasi suspect corona,” ungkapnya.

Hadi menuding, Pemkab Situbondo terlalu santai dalam mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid 19. Padahal masyarakat sudah mulai resah begitu tahu penyebaran virus corona sangat mudah.

“Hingga saat ini, Pemkab Situbondo masih  belum melakukan pelayanan standar. Seperti screening ataupun penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum. Pemerintah setempat hanya melakukan sosialisasi cara hidup sehat agar terbebas dari virus corona,”pungkasnya.