FaktualNews.co

Mandi di Sungai, Bocah 9 Tahun di Situbondo Tewas Tenggelam

Peristiwa     Dibaca : 379 kali Penulis:
Mandi di Sungai, Bocah 9 Tahun di Situbondo Tewas Tenggelam
FaktualNews.co/fatur bari
okasi sungai korban hanyut terbawa arus sungai basyam di Dam Nogosromo.

SITUBONDO, FaktualNews.co-Annisah Fitri Alvia (9 tahun), anak pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Perante, Kecamatan Asembagus, Situbondo, ditemukan meninggal dalam keadaan mengapung di Sungai Basiyam Dam Nogosromo, Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

Saat ditemukan warga Desa Blimbing, jasad bocah kelas III SD ini, ditemukan dalam kondisi sudah terbujur kaku, yang berjarak sekitar 150 meter dari tempat awal korban mandi.

Nasib tragis Annisah Fitri Alvia itu, berawal saat korban bersama adiknya Aisha (5 tahun), diajak Suman, kakeknya menggembala kambing di sekitar Dam Nogosromo Desa Blimbing.

Begitu tiba di Dam Nogosromo, Suman langsung memandikan kedua cucunya di sungai sekitar Dam Nogosromo. Setelah selesai memandikan kedua cucunya, Suman mencari rumput untuk pakan ternak kambingnya areal persawahan setempat.

Usai mencari rumput Suman meninggalkan keduanya cucu di sungai di sekitar Dam Nogosromo. Suman pulang untuk mengantar rumput pakan ternaknya di rumah, yang berjarak sekitar 500 meter dari Dam Nogosromo.

Namun saat kembali ke sungai, Suman mendapati Aisha menangis. Aisha mengatakan kakaknya yang mandi di sungai tidak muncul lagi. Suman langsung melakukan upaya pencarian, dengan cara menyisir sepanjang sungai Basiyam.

Namun, karena upaya pencarian dengan kondisi air besar tidak berhasil, sehingga Suman bersama warga sekitar langsung menutup saluran air.

Setelahj kondisi permukaan air dangkal, warga menemukan korban, namun sudah dalam kondisi meninggal. Jenasah korban ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 150 meter dari tempat awal korban mandi.

Kapolsek Besuki Situbondo AKP Muhammad Yazid membenarkan adanya bocah yang ditemukan tewas tenggelam, karena terbawa arus sungai yang deras saat mandi di sungai di sekitar Dam Nogosromo.

”Namun, karena bocah yang tenggelam itu anak pasutri asal Desa Perante, Kecamatan Asembagus, korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Perante, Kecamatan Asembagus, untuk dimakamkan,” kata AKP Muhammad Yazid.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...