ucapan idul fitri RSUD Jombang
FaktualNews.co

Warga Blitar Meninggal di Jakarta Diduga Corona, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Kesehatan, Peristiwa     Dibaca : 316 kali Penulis:
Warga Blitar Meninggal di Jakarta Diduga Corona, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman
FaktualNews.co/dwi hariyadi
Petugas saat mempersiapkan kedatangan jenazah

BLITAR, FaktualNews.co-Diduga meninggal dunia akibat virus corona di Jakarta, jenazah warga Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar dibawa pulang dan akan dimakamkan di desa setempat, Minggu (29/3/2020) malam ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Convid 19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya warga Desa Karangsono meninggal dunia di Jakarta dan akan dimakamkan di daerah asalnya di Karangsono.

“Orang tersebut meninggal dunia diduga karena Covid-19, anggota Tim Gugus langsung ke TKP untuk memastikan berita tersebut dan mengambil langkah-langkah,” Krisna Yekti, Minggu (29/3/2020).

Krisna menambahkan, sesuai protokoler, jenazah nanti akan langsung dimakamkan, tidak diperbolehkan disemayamkan di rumah duka. Dibawa dengan mobil jenazah dan didampingi oleh 8 orang temannya.

“Sebelum masuk perbatasan Kabupaten Blitar mobil akan disemprot disinfektan. Sedangkan 8 orang teman korban harus dikarantina,” terang Krisna Yekti.

Kepala Desa KarangSono, Tugas Nanggolo Yudho mengataku dirinya mendapat kabar warganya meninggal tadi pagi. Warga yang meninggal itu seorang lelaki berusia 50 tahun.

Dia mengalami gejala klinis demam, batuk, sesak dan sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Dijeaskan, ada sembilan orang warga di desanya yang menjadi buruh bangunan di Jakarta. Beberapa hari lalu, para istri pekerja yang di Jakarta itu meminta izin kepada kades, suami mereka mau pulang.

“Tapi saya cegah, saya katakan sampai corona benar-benar bersih dari Indonesia baru boleh pulang. Lha tahu-tahu, tadi pagi dikabari salah satu dari mereka meninggal dan jenazah sudah dalam perjalanan kesini,” ujarnya

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...