ucapan idul fitri RSUD Jombang
FaktualNews.co

Hujan Satu Jam, Belasan Rumah di Kecamatan Panarukan Situbondo Terendam

Peristiwa     Dibaca : 179 kali Penulis:
Hujan Satu Jam, Belasan Rumah di Kecamatan Panarukan Situbondo Terendam
FaktualNews.co/Fatur Bari
Salah satu rumah warga yang terendam banjir pada Minggu (29/3/2020) malam.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Sebanyak 19 milik rumah warga Dusun Karangrejo, RT.02 RW, 03 Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo terendam air pada Minggu (29/3/2020) malam. Saluran irigasi di Desa Talkandang, Kecamatan Kota, Situbondo yang tidak menampung tingginya debit air hujan diduga menjadi penyebab utamanya.

Selain itu, hujan deras yang selama sekitar satu jam di wilayah Kabupaten Situbondo juga mengakibatkan jalan Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo juga tergenang air, akibat drainase yang diduga tidak berfungsi maksimal.

Di Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, jalan sepanjang 100 meter lebih yang berada tepat di depan perumahan griya Panji Mulya (GPM) juga tergenang air. Drainase di lokasi itu tidak mampu menampung debit air sehingga meluap di jalan dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.



Di Dusun Karangrejo, Desa Alasmalang, selain itu belasan rumah warga terendam banjir, puluhan hektar tanaman jagung, padi dan bawang merah turut terendam air.

“Saya kaget, saat saya sedang nonton TV bersama keluarga, namun tiba-tiba air masuk ke dalam rumah, sehingga saya langsung menyelamatkan sebagian perabot rumah tangga, dengan cara menaikan perabot rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi,” kata Darsono (60), salah seorang warga setempat, Minggu (29/3/2020).

Koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Puryono mengatakan, hingga berita ini ditulis tidak laporan adanya korban jiwa maupun luka.

“Alhamdulillah, berlahan air yang menggenangi sebanyak 19 rumah milik warga itu diketahui sudah mulai surut,” kata Puryono.

 

 

• Baca berita-berita menarik hasil liputan Fatur Bari
Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...