ucapan idul fitri RSUD Jombang
FaktualNews.co

Pernah Positif Covid-19, Warga di Kecamatan Panarukan Situbondo Menolak Diisolasi

Kesehatan     Dibaca : 165 kali Penulis:
Pernah Positif Covid-19, Warga di Kecamatan Panarukan Situbondo Menolak Diisolasi
FaktualNews.co/fatur bari
Petugas gabungan, menyemprotkan disinfektan di Pasar tradisional Kilensari, tempat warga yang pernah terpapar covid-19 berbelanja.

SITUBONDO, FaktualNews.co-Seorang ibu rumah tangga usia 41 tahun, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 namun menolak diisolasi.

Alasannya, alasan sudah dinyatakan negatif Covid-19 oleh tim dokter RSU dr Soebandi Jember.

Ibu ruah tangga ini tetap beraktivitas seperti biasa, yakni belanja ke pasar tradisional Panarukan dan berkomunikasi dengan para tetangganya.

Atas tindakannya puluhan warga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, untuk menjemput paksa RS di rumahnya.

Warga mengaku resah dan khawatir RS akan menularkan Covid-19 kepada warga lainnya.

Menanggapi permintaan puluhan warga Desa Kilensari, Bupati Dadang Wigiarto mengatakan, untuk mengantisipasi keresahan warga tersebut pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Kilensari. Demikian juga sekitar rumah yang bersangkutan.

“Bahkan, unuk membuktikan yang bersangkutan negatif Covid-19, saya perintahkan petugas Puskesmas Panarukan melakukan rapid test kepada yang bersangkutan, kemudian suaminya, dan rapid test kepada 21 orang tetangganya,” kata Bupati Dadang Wigiarto, Selasa (31/3/2020).

Bupati Dadang Wigiarto menambahkan, berdasarkan hasil rapid test terhadap yang bersangkutan dan suaminya, serta 21 tetangganya semua dinyatakan negatif covid 19.

Kendati demikian, pihaknya memerintahkan kepada Muspika Panarukan dan kades setempat, agar membujuk RS melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

“Meski RS dinyatakan negatif covid 19, namun kami tetap meminta RS untuk isolasi mandiri, dan alhamdulillah RS bersama keluarganya menerima usulan agar melakukan isolasi mandiri di rumahnya,” ujar Bupati Dadang Wigiarto.

Sementara itu, Irfan Reskafanda Kepala Desa (Kades) Kilensari, Kecamatan Panarukan, membenarkan awalnya puluhan warga meminta kepada Dinkes Situbondo menjemput paksa RS, agar dilakukan isolasi di rumah sakit Situbondo.

“Namun, karena hasil rapid test terhadap RS dan suaminya dinyatakan negatif Covid-19. Bahkan, hasil rapid test terhadap 21 tetangganya juga negatif, maka puluhan warga menerima keberadaan RS. Tapi RS tetap melakukan isolasi mandiri,” kata Irfan Reskafanda.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...