ucapan idul fitri RSUD Jombang
FaktualNews.co

Ratusan Masker Buatan Pelajar SMKN Winongan Pasuruan Dibagikan Gratis

Kesehatan, Pendidikan     Dibaca : 203 kali Penulis:
Ratusan Masker Buatan Pelajar SMKN Winongan Pasuruan Dibagikan Gratis
FaktualNews.co/abdul
Kalangan pelajar SMKN Winongan yang bagikan masker secara gratis pada pengguna jalan di depan sekolah, Jumat (3/4/2020).

PASURUAN, FaktualNews.co-Belasan pelajar SMKN Winongan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, prihatin dengan mewabahnya Covid-19.

Keprihatinan tersebut mereka wujudkan dengan kepedulian untuk memproduksi masker dalam jumlah banyak. Masker yang dibuat ini kemudian dibagikan gratis kepada para warga.

Para pengendara sepeda motor, pengayuh becak dan sopir-sopir truk yang melintas di depan sekolah, mendapat masker-masker buatan mereka.

Kalangan pelajar ini, juga mendapat dukungan dari guru dan kepala sekolah yang ikut membagikan masker itu, pada Jumat (3/4/2020) pagi.

Tak butuh waktu lama, ratusan masker tersebut habis hanya dalam hitungan menit saja.

“Tugas dari guru sudah selesai, dan saya tidak boleh ke mana-mana. Mumpung disuruh ke sekolah untuk kegiatan ini, makanya langsung mau. Bosan di rumah terus,” papar Dewi, salah satu siswi, usai membagikan masker.

Kepala SMKN Winongan, Evi Ristiana Andayani, mengatakan, ratusan masker yang dibagikan gratis ke masyarakat adalah buatan tangan para anak didiknya. Meski tak ada kelas tata busana, ia mengajak siswa-siswi yang bisa menjahit untuk membuat masker.

“Bahan dari kain disediakan pihak sekolah. Banyak anak-anak kami yang pandai menjahit. Saya juga bisa menjahit, makanya begitu ditawari, anak-anak antusias. Masker ini dari bahan kain seragam pegawai yang tak terpakai. Meski tak terpakai, kain itu masih bagus dan layak jadikan masker,” ujarnya.

Dikatakannya, ini sesuai kebijakan pemerintah yang menginginkan refocusing anggaran maupun kegiatan untuk penanganan Covid-19.

“Itu mendasari kami untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker untuk melindungi diri dari virus-virus tersebut,” jelas Evi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...