FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Cegah Corona, Polisi di Jawa Timur Periksa Semua Pemudik

Nasional     Dibaca : 708 kali Penulis:
Cegah Corona, Polisi di Jawa Timur Periksa Semua Pemudik
FaktualNews.co/Dofir/
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan.

SURABAYA, FaktualNews.co – Untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19. Jajaran Polda Jatim, memutuskan akan memeriksa semua pemudik yang masuk ke Jawa Timur.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan di semua pintu masuk. Mulai terminal, pelabuhan laut hingga bandara dan stasiun kereta api.

“Semuanya kita lakukan pemeriksaan yang masuk ke pelabuhan, yang masuk ke terminal, stasiun maupun bandara,” ujar Luki di Lobi Gedung Tribrata Mapolda Jatim Surabaya, Kamis (9/4/2020).

Luki menjelaskan, teknis pemeriksaan para pemudik dilakukan secara orang per orang. Misal pada bus yang ditumpangi para pemudik. Polisi akan memberhentikannya dan memeriksa semua penumpang meliputi cek suhu tubuh dan penyemprotan.

“Bus akan diberhentikan, diperiksa setiap penumpang nya satu persatu. Dan disemprot dengan cairan yang tidak membahayakan tubuh, yang mengandung obat tapi tidak membahayakan,” lanjutnya.

Jika polisi menemukan penumpang dengan suhu tubuh tinggi, diatas 37 derajat celcius. Maka penumpang akan diturunkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari situ nanti kita akan rujuk dia (penumpang) ke rumah sakit,” tegasnya.

Pemeriksaan tidak hanya berlaku pada kendaraan umum, kendaraan pribadi pun kata Luki, juga akan diberhentikan. Dan diterapkan perlakuan yang sama seperti angkutan umum.

Luki menekankan, skema pemeriksaan kepada setiap pemudik bukanlah bentuk penutupan Jawa Timur dari orang luar. Melainkan hanya upaya mencegah supaya virus corona yang kemungkinan dibawa pemudik tidak semakin menyebar.

“Tadi kami sampaikan ke seluruh jajaran, ini bukan penutupan. Tapi kita memberikan perlakuan khusus untuk pemeriksaan. Tidak ada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) kita lakukan pemeriksaan semuanya secara ketat itu ada SOP-nya,” tutup Luki.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin