FaktualNews.co

Ratusan Gedung SD di Trenggalek Dipersiapkan untuk Isolasi Para Pemudik

Kesehatan, Pendidikan     Dibaca : 625 kali Penulis:
Ratusan Gedung SD di Trenggalek Dipersiapkan untuk Isolasi Para Pemudik
Faktualnews.co/suparni
Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek Siti Zaenab

TRENGGALEK,Faktual news.co-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan tempat karantina atau isolasi bagi para pemudik yang pulang kampung.

“Sesuai instruksi Gubernur Jatim, ada 152 gedung SD yang kami siapkan untuk karantina atau isolasi bagi para pemudik,” ungkap Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek Siti Zaenab, Sabtu (11/4/2020).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Disampaikan Zaenab, lokasi isolasi tersebut ada di setiap Desa. Yakni di gedung SD yang telah ditunjuk sebagai tempat karantina.

“Satu gedung SD ini nanti, ada tiga ruang kelas yang akan digunakan untuk isolasi para pemudik yang nekat pulang kampung di tengah mewabahnya Covid-19,” terangnya.

Dijelaskan Zaenab, upaya tersebut dilakukan karena pemudik yang akan pulang kampung lebaran awal diprediksi tidak bisa dihindari dan dipastikan jumlahnya meningkat.

Sehingga, lanjutnya, Gubernur Jawa Timur menghimbau kepada Dinas Pendidikan di daerah, untuk menyiapkan gedung SD sebagai lokasi isolasi atau karantina.

“Dasar penentuan ini, karena gedung SD tersebar di setiap desa. Selain itu hanya dipilih SD dengan lokasi akses jalan yang mudah dijangkau dan dekat dengan puskesmas,” jelasnya.

Lebih lanjut Zaenab mengatakan, sedangkan untuk fasilitas di lokasi isolasi karantina, akan di siapkan oleh Dinas Kesehatan.

“Karena semua harus intensif, sebab sekolah yang dijadikan isolasi harus tetap terjaga dan semua harus sesuai standar protokol kesehatan,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, tambah Zaenab, Kepala Sekolah serta seluruh jajaran Pemerintah Desa hingga Kabupaten, harus tetap melakukan koordinasi.

“Dengan demikian, kami berharap tidak sampai ada kecemasan dari orang tua murid maupun lingkungan di sekitar lokasi karantina,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...