FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kawanan Begal Motor Beraksi di Sidoarjo Hantam Kepala Korban Pakai Paving

Kriminal     Dibaca : 1495 kali Penulis:
Kawanan Begal Motor Beraksi di Sidoarjo Hantam Kepala Korban Pakai Paving
FaktualNews.co/Alfan Imroni
Luka kepala korban berbalut perban akibat dipukul pakai paving oleh begal di Jalan KH Ali Masud Sidoarjo.

SIDOARJO, FaktualNews.co – Belum genap sepekan, aksi kejahatan jalanan di Jalan Raya KH. Ali Masud (lingkar barat) Sidoarjo, kembali terjadi pada Rabu (15/4/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Jika Senin (13/4/2020) lalu aksi kejahatan jalanan menyasar seorang ibu-ibu, kini aksi pencurian dengan kekerasan tersebut menyasar dua orang pemuda.

Korban yakni Candra Pratama (23) dan Arif Fauzan (19), warga Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Candra mengatakan, kejadian itu bermula saat dirinya bersama Arif berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat nopol W 4869 VZ melintas di jalan tersebut dari arah selatan ke utara.

Setibanya di selatan Museum Mpu Tantular, korban berhenti buang air kecil. “Pelaku dari utara, sisipan. Kemudian putar balik dan berhenti di depan motor,” kata Candra, Rabu (15/4/2020) sore.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, para pelaku mengeroyok kedua korban. Sementara satu di antara pelaku, memukul korban menggunakan paving dan mengenai dahi korban.

Dengan membabi buta, korban yang terkapar terus dipukuli. Sementara teman korban berhasil lolos setelah mendapat celah untuk kabur.

“Pelakunya sekitar 12 orang, rambutnya gondrong, usianya sekitar 19-20 tahunan, memakai motor Honda Beat dan Mio. Kendaraannya standar,” ucap Arif.

Nah, setelah korban terkapar tak berdaya, pelaku membawa kabur motor milik Arif tersebut. “Saya sempat teriak minta tolong. Saat satpam museum keluar, pelaku sudah kabur ke arah utara,” terang Arif.

Korban yang mengalami luka memar dan sobek di dahi, langsung di larikan ke RSUD Sidoarjo untuk perawatan. Setelah itu, melaporkan ke Polsek Buduran. “Sudah laporan,” terangnya.

Sementara Kapolsek Buduran Kompol Sujud mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan perihal curas tersebut. “Masih kami lakukan penyelidikan,” singkat Sujud.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh