FaktualNews.co

Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam Potong Sentuh Rp 22 Ribu/Kg

Ekonomi     Dibaca : 693 kali Penulis:
Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam Potong Sentuh Rp 22 Ribu/Kg
FaktualNews.co/fatur bari
Pedagang daging ayam broiler di pasar tradisional Desa/Kecamatan Mangaran, Situbondo.

SITUBONDO,FaktualNews.co-Menjelang datangnya bulam suci Ramadan, harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Situbondo merangkak naik, mencapai Rp 22 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya hanya Rp 18 ribu per kilogram.

Selain itu, harga cabai besar juga naik signifikan di sejumlah pasar tradisional. Sebelumnya harga cabai besar hanya Rp 15 ribu per kilogram, kini Rp 20 ribu per kilogram.

Yang mengejutkan, harga telur ayam ras justru turun menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Jika sebelumnya harga telur ayam ras Rp 22 ribu per kilogram, kini harnyanya Rp 21 ribu per kilogram.

Sedangkan harga sejumlah bahan pokok yang lain masih stabil. Seperti daging sapi murni tetap Rp 110 ribu per kilogram, beras IR 64 tetap seharga Rp 11 ribu per kilogram. Selain itu, harga gula pasir juga tetap seharga Rp 17 ribu per kilogramnya.

Syaiful (46), pedagang daging ayam broiler atau ayam potong di pasar tradisional mengatakan, diakui dalam tiga hari ini harga daging ayam broiler merangkak naik. Bahkan sebelumnya harga ayam broiler sempet anjlok hingga Rp 16 ribu per kilogram.

“Namun untuk saat ini, harga daging ayam broiler mencapai Rp 22 ribu perkilogramnya. Padahal, sehari sebelumnya hanya Rp 20 perkilogramnya,” kata Syaiful, Minggu (19/4/2020).

Menurutnya, naiknya harga daging ayam broiler salah satu penyebabnya karena pasokan yang mulai berkurang dari sejumlah peternak ayam potong, mengingat saat ini ada pandemi virus corona atau Covid-19.

“Selain itu, naiknya harga daging ayam broiler juga akibat menjelang datangnya bulan suci Ramadan, karena hampir dipastikan kebutuhan ayam broiler meningkat,” beber Syaiful.

Jamila (39), ibu rumah tangga asal Desa/Kecamatan Mangaran, Situbondo mengakui sebagian kebutuhan pokok mulai naik harganya di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo. “Hanya telur ayam ras turun harganya,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...