FaktualNews.co

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, BK DPRD Jember Penuhi Panggilan Polres

Hukum     Dibaca : 450 kali Penulis:
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, BK DPRD Jember Penuhi Panggilan Polres
FaktualNews.co/Muhammad Hatta
Ketua BK DPRD Jember didampingi Anggota Dewan Barlie saat di Mapolres Jember.

JEMBER, FaktualNews.co – Ketua dan sejumlah anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember memenuhi panggilan Polres Jember terkait laporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Kepala BPKD Pemkab Jember Penny Aetha Medya, Rabu (22/4/2020) siang.

“Kami datang untuk melakukan koordinasi laporan dan dimintai keterangan terkait kasus yang kita laporkan kemarin,” kata Ketua BK DPRD Jember Hamim, sebelum memasuki ruang Penyidik Mapolres Jember.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Apakah pemanggilan BK DPRD Jember itu juga menghadirkan pihak terlapor ke mapolres juga?

“Kalau soal itu kami masih belum tahu, mungkin nanti setelah dari dalam kami bisa menjawab. Tapi kita tetap mengikuti proses hukum yang berlaku,” ucap Hamim didampingi anggota DPRD Jember dari partai yang sama Dannis Barlie Halim.



Pantauan wartawan, Kepala BPKAD Penny Aetha Medya hadir di Mapolres Jember sekitar pukul 13.45 WIB. Kedatangan Penny tampak didampingi dua laki-laki berpakaian putih sebelum kedatangan Hamim.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember melaporkan Kepala BPKAD Jember Penny Aetha Medya ke polisi. Terkait dugaan ujaran kebencian terhadap DPRD Jember.

Laporan itu disampaikan langsung Ketua BK DPRD Jember Hamim bersama sejumlah anggota dewan lainnya ke SPKT Polres Jember.

Keputusan untuk melaporkan tersebut, berdasarkan kesepakatan dari hasil rapat internal DPRD Jember sebelumnya. Sehingga kasus yang terkuak lewat media itu resmi diproses secara hukum.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...