Pendidikan

Kerupuk Daun Kelor “The Kelors”,  Kreasi Gadis Asal Lamongan

LAMONGAN, FaktualNews.co – Apapun makanannya tidak lengkap tanpa kerupuk. Daun kelor dikenal dengan banyak ribuan manfaatnya, tak hanya untuk mistik seperti menghilangkan susuk. Tapi menggandung banyak vitamin C, vitamin A, Potasium dan Kalsium. Tak ada salahnya mencoba camilan kriuk hasil dari pemudik Lamongan ini yaitu kerupuk berbahan dasar daun kelor.

Sa’adatul Abdadiyah, gadis asal Desa Bulutrate, Kecamatan Babat yang mengkreasikan daun kelor menjadi camilan sehat, renyah dan kriuk, serta cocok untuk pelengkap menu berbuka puasa tersebut.

Menurutnya, daaun kelor sudah lama dikenal dengan banyak manfaatnya dan di kampong banyak tanaman kelor tumbuh.

“Dengan begitu, sehingga saya kepikiran untuk membuat sesuatu yang bisa konsumsi banyak orang tanpa mengurangi manfaatnya,” kata Sa’adatul Abdadiyah. Minggu (26/4/2020).

Sa’adah mengungkapkan, dari hasil studi yang ia lakukan daun kelor ternyata punya banyak manfaat, diantaranya menyehatkan mata, menurunkan kolesterol, menyehatkan pencernaan dan masih banyak lagi. “Biasanya kalau di desa cuma dibuat sayur saja,” ungkapnya.

Untuk cara pembuatan kerupuk daun kelor yang ia namai the kelors ini, Sa’adah mengaku, bisa dibilang sangat mudah karena pembuatannya hampir sama dengan membuat kerupuk pada umumnya.

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan yakni tepung terigu, tepung tapioka, garam dan mentega dan tentu saja daun kelor sebagai bahan utama kerupuk kelor. “Daun kelor ini adalah bahan utamanya dan untuk takaran bisa disesuaikan sesuai selera,” terang Sa’adah menjelaskan cara pembuatannya.

Setelah semua bahan siap, Sa’adah menambahkan, langkah selanjutnya adalah menyiapkan daun kelor segar yang baru dipetik untuk kemudian dicuci hingga bersih. Lalu, daun yang sudah bersih tersebut dicampur dalam adonan lalu digoreng hingga renyah dan kriuk setelah sebelumnya dimasukkan cetakan agar sama.

“Setelah matang kemudian ditiriskan dan siap untuk dikemas. Bisa langsung digoreng tanpa harus di jemur,” imbuhnya.

Untuk sekantung kerupuk daun kelor dengan berat 250 gram bisa ditebus hanya dengan harga Rp 8 ribu. Sedangkan untuk berat 1/5 kg hanya Rp 15 ribu dan kemasan 1 kg seharga Rp 30 ribu.

“Untuk pemasarannya hari ini baru secara manual, dititipkan di warung warung terdekat. Saya juga sedang mencoba memasarkannya secara online di medsos,” jelas Sa’adah.

Bahkan banyaknya khasiat yang terdapat pada daun kelor, oleh banyak masyarakat setempat dipercaya penangkal virus Covid-19 atau Corona.