FaktualNews.co

Seorang Kakek di Ngawi Meninggal di Sawah, Dievakuasi Sesuai Protokol Covid-19

Peristiwa     Dibaca : 850 kali Penulis:
Seorang Kakek di Ngawi Meninggal di Sawah, Dievakuasi Sesuai Protokol Covid-19
FaktualNews.co/Zaenal Abidin
Petugas hendak mengevakuasi jenazah korban dari TKP.

NGAWI, FaktualNews.co – Warga dusun Dukuhan, Desa Gembol, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi Ngawi dihebohkan insiden seorang buruh tani mendadak meninggal saat berada di ladang tebu, Sabtu (2/5/2020) sekitar pukul 08.45 WIB.

Awal mula kejadian tersebut, saat itu Pardi (79) bersama Sayem (63) isterinya dan tujuh orang lainnya, bekerja di ladang tebu milik Kepala Desa (Kades) Gembol. Sedari pagi, mereka bekerja membersihkan tanaman tebu di sawah tersebut.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Saat asyik bekerja, Pardi mengeluh pusing dan dadanya terasa sakit saat bernafas kepada istrinya. Belum sempat isterinya merespon keluhan suaminya itu, tiba-tiba korban langsung jatuh tersungkur.

Sontak saja, isteri korban berteriak meminta tolong pada rekan yang ada di ladang tebu tersebut. Namun, sewaktu didekati dan dicek rekannya, korban sudah tidak bernafas dan denyut nadinya berhenti.

Kejadian ini, pemilik ladang tebu melaporkan kejadian itu ke Polsek Karanganyar dan diteruskan ke Posko Covid-19. “Memang korban meninggal mendadak, tetapi untuk kondisi korban tidak masuk dalam ODP maupun PDP,” jelas dr Yudono, Kepala Dinkes Ngawi, saat dihubungi FaktualNews.co, Sabtu (2/5/2020).

Hasil penelusuran tim medis Covid-19, diketahui korban tidak pernah melakukan perjalanan jauh atau ke luar kota dan menerima kunjungan dari daerah lain.

Dari keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat sakit kerap pingsan sejak lama. Meski begitu, petugas tetap memakai prosedur tetap (Protap) penanganan Covid-19, saat proses evakuasi jenazah korban.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas

YUK BACA

Loading...