FaktualNews.co

Sepi Penumpang, Tukang Becak di Kota Probolinggo Berjajar Tunggu Takjil Atau Sedekah

Peristiwa     Dibaca : 571 kali Penulis:
Sepi Penumpang, Tukang Becak di Kota Probolinggo Berjajar Tunggu Takjil Atau Sedekah
FaktualNews.co/Mojo
Beberapa tukang becak tengah menunggu takjil dan sedekah di jalan Pahlawan, Kota Probolinggo

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Belakangan, di Jalan Raya Panglima Sudirman, mulai rumah dinas Wali kota hingga depan kantor Pemkot Probolinggo, berjajar tukang becak. Bukan menunggu penumpang, melainkan menunggu takjil, sedekah ataupun semacamnya.

Sudibyo (57) salah satu tukang becak mengaku, sejak memasuki bulan suci Ramadan, menjelang sore hingga azan Magrib, puluhan becak berjejer di lokasi tersebut. Tujuannya, bukan mencari peruntungan dengan mengangkut penumpang. Tetapi menunggu pemberian sedekah atau takjil dari pengguna jalan atau pengendara.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Tukang becak asal Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran ini mengaku, pindah tempat setelah nyanggong di tempat lain, tidak ada penumpang. Sepinya penumpang, menurut Sudibyo, akibat virus corona.

“Daripada di tempat nyanggong sepi, mending pindah di sini. Selain menunggu penumpang, juga menunggu pemberian pengendara,” ujarnya, Jumat (1/5/2020) sore.

Sudibyo mengaku, selama ini 5 becak hanya dapat mengangkut atau mengantarkan satu penumpang. Ia mencoba pindah dari tempat nyanggongnya dan berkeliling mencari peruntungan. Namun, apa yang terjadi, bukan penumpang yang didapat, tapi badannya capek.

“Saya nyanggong dan keliling dari pagi sampai siang tidak ada penumpang. Sorenya saya ke sini,” jelasnya.

Jalan keluarnya, seraya membecak, Sudibyo nyambi bekerja serabutan agar dapur tetap mengepul. Sore harinya, ia mengkal di jalan raya Panglima Sudirman menunggu sedekah atau takjil dari pengendara yang lewat di jalan tersebut.

“Kadang dapat nasi bungkus. Kadang ada yang kasih beras. Setiap hari ada saja yang ngasih,” katanya.

Hal serupa disampaikan Sarjito (62) warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Hanya saja, ia mengaku belum mendapat sedekah dan takjil, namun ia akan tetap menunggu berkah.

“Belum dapat penumpang. Mudah-mudahan ada yang memberi takjil atau sedekah. Bisa untuk keluarga,” ujar bapak yang menunggu peruntungan di Jalan Pahlawan tersebut.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas

YUK BACA

Loading...