FaktualNews.co

Soal Larangan Mudik, 30 Ribuan Tiket KA Mudik Lebaran di Daop 7 Madiun Belum Dibatalkan

Peristiwa     Dibaca : 180 kali Penulis:
Soal Larangan Mudik, 30 Ribuan Tiket KA Mudik Lebaran di Daop 7 Madiun Belum Dibatalkan
FaktualNews.co/Muji Lestari
Kereta api di sebuah stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

JOMBANG, FaktualNews.co – PT. KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 30 ribu lebih tiket mudik lebaran hingga saat ini belum dibatalkan.

Data tersebut dihitung sejak PT KAI membatalkan sebanyak 48 perjalanan Kereta Api baik yang berangkat maupun yang datang di wilayah Daop 7.

Manajer Humas PT KAI Daop Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, pembatalan ini menyusul larangan Pemerintah kepada masyarakat agar tidak mudik selama wabah pandemi covid-19 berlangsung.

Bahkan, sejumlah kota besar sudah menerapkan kebijakan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Dampak larangan mudik itu tentu saja sangat berimbas pada pemesanan tiket kereta mudik dimana sejak layanan pemesanan tiket sudah dibuka pada H-90 lebaran tepatnya pada 14 Februari 2020 lalu hampir 90 persen tiket semua rute perjalanan sudah ludes terjual.

“Menurut data yang kami himpun dari Rail Ticket Systim (RTS), per tanggal 5 Mei 2020 untuk keberangkatan dan kedatangan calon penumpang pada tanggal 14 mei hingga 04 Juni 2020 masih ada sekitar 33.330 tiket yang belum dibatalkan dengan rincian 15.394 tiket calon penumpang berangkat, dan 17.936 tiket calon penumpang datang,” ujar Ixfan, Selasa (5/5/2020).

Ixfan merinci di wilayah Daop 7 sendiri ada empat atau delapan perjalanan KA yang dilayani yaitu Anjasmoro relasi Jombang-Pasarsenen PP, Singasari relasi Blitar – Pasarsenen PP, Brantas relasi Blitar – Pasarsenen PP, dan Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong PP.

Sedangkan untuk alokasi tempat duduk pada masa angkutan lebaran selama 22 hari sebanyak 119.240 atau 5.420 tempat duduk perharinya.

“Dan kala itu untuk penjualan tiket dibeberapa KA saat H+10 mencapai diatas 80%, bahkan sudah ada yg terjual habis pada tanggal-tanggal terentu,” tambah Ixfan.

Ixfan mengimbau kepada calon penumpang agar segera melakukan pembatalan tiket di jadwal keberangkatan mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2020 melalui aplikasi kai access. Ixfan juga memastikan seluruh biaya akan dikembalikan 100 persen.

“Tidak termasuk bea pesan, untuk cepatnya proses pengembalian silahkan menggunakan aplikasi kai access hanya 3 hari kerja dari tanggal transaksi pembatalan,” bebernya.

“Mungkin masih banyak calon penumpang yang belum mengerti adanya informasi pembatalan tiket, sedangkan PT KAI khususnya Daop 7 Madiun telah mengumumkan perpanjangan pembatalan KA hingga tanggal 31 Mei 2020,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...