FaktualNews.co

Enam Jamaahnya Reaktif Rapid Test, Masjid Al-Ikhlas Ngotot Gelar Tarawih

Kesehatan     Dibaca : 377 kali Penulis:
Enam Jamaahnya Reaktif Rapid Test, Masjid Al-Ikhlas Ngotot Gelar Tarawih
FaktualNews.co/alfan imroni
Forkopimka dan pengurus masjid melakukan musyawarah

SIDOARJO, FaktualNews.co-Pengurus Masjid Al-Ikhlas di Perumahan Bluru Permai Desa Bluru Kidul, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo masih bersikukuh menggelar salat tarawih, Kamis (7/5/2020).

Padahal enam jamaah di masjid ini berpotensi terpapar Covid-19 karena dinyatakan reaktif dari hasil rapid test yang diselenggarakan Rabu malam (6/5/2020) kemarin.

Namun berbeda dengan malam-malam sebelumnya, jamaah yang ikut salat tarawih malam ini jauh berkurang, hanya sekitar 30-an orang.

Jamaah laki-laki yang salat tarawih hanya sekitar 25 orang, sementara jamaah perempuan delapan orang.

Kegiatan salat tarawih juga terlihat diatur berjarak satu meter dari jamaah lainnya. Di antara para jamaah juga ada sebagian yang mengenakan masker.

Turunnya jumlah jamaah yang ikut salat tarawih ini diduga setelah melihat hasil rapid test yang diadakan pada Rabu kemarin.

Saat dilakukan rapid test terhadap 123 jamaah, ternyata hasilnya ada 6 jamaah yang reaktif atau terindikasi terpapar Covid-19.

Mereka yang reaktif rapid test ini empat laki-laki dan dua perempuan. Ke-enam orang tersebut saat ini menjalani swab untuk memastikan akurasi apakah mereka benar-benar positif covid-19 ataukah tidak.

Pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sidoarjo seperti camat, kapolsek dan danramil juga berada di lokasi masjid saat salat tarawih berlangsung.

Forkopimka Sidoarjo berusaha memberikan penjelasan kepada pihak takmir masjid agar ibadah salat tarawih ditiadakan sementara waktu.

“Terkait ini kami mau menyampaikan ke takmir masjid untuk mentaati aturan yang sudah dikeluarkan peraturan bupati soal PSBB ini. Di dalam pasal 11 itu sudah dikatakan kegiatan ibadah tarawih berjamaah sementara dihentikan,” kata Camat Sidoarjo Agustin Iriyani.

Seusai ibadah salat tarawih, pengurus masjid membagikan masker kepada para jamaah. Sementara Forkopimda yang mengadakan pertemuan dengan takmir masjid belum membawa hasil.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Sidoarjo sendiri terus bertambah setiap harinya. Saat ini sudah mencapai 152 orang dan 16 di antaranya meninggal dunia.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 214 orang dan 18 di antaranya meninggal dunia. Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 832 orang dan dua meninggal dunia.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...