FaktualNews.co

Pendemi Covid-19, Ibu Muda yang Hamil di Pamekasan Ribuan Orang

Peristiwa     Dibaca : 180 kali Penulis:
Pendemi Covid-19, Ibu Muda yang Hamil di Pamekasan Ribuan Orang
FaktualNews.co/istimewa
Ilustrasi.

PAMEKASAN. FaktualNews.co – Angka ibu hamil di Kabupaten Pamekasan, Madura, selama pandemi Covid-19 mewabah cukup tinggi. Tercatat dari Januari hingga April 2020 jumlah ibu hamil di Pamekasan mencapai 4.280 orang.

Kepala Seksi Kesga dan Gizi Dinas Kesehatan Pamekasan, Bambang Budiyono mengatakan, tahun 2020, target ibu hamil di Pamekasan sebanyak 13.947 orang.

Namun sementara ini, sedari Januari hingga April 2020 sejak Covid-19 mulai mewabah ke Pamekasan, jumlah ibu hamil mencapai 4.280 orang.

“Dari jumlah sebanyak itu, sekitar 500 ibu hamil berisiko. Ibu hamil berisiko ini biasanya dirujuk ke rumah sakit. Supaya dalam proses persalinannya aman,” kata Bambang Budiyono, Selasa (5/4/2020).

Pria yang akrab disapa Bambang ini menjelasakan, perihal kehamilan, kata dia tidak bisa dipengaruhi oleh masa apa pun.

Semisal dalam sebuah rumah tangga ingin punya anak meski tidak masa pandemi Covid-19 atau sekali pun di masa Covid-19, hal tersebut adalah hak dari setiap keluarga.

“Banyak ibu hamil di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang juga tidak bisa dijamin,” ujarnya.

Menurut Bambang, misal dalam situasi Covid-19 seperti saat ini banyak keluarga yang memilih berdiam di kamar, itu artinya menjalin kebersamaan.

Semisal, katanya, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini banyak ibu hamil, hal tersebut merupakan yang lumrah dan situasional saja.

“Kalau dibandingkan dengan tahun 2019, sedari Januari-April, jumlah ibu hamil masih normal, hanya selisih 500 orang saja dengan yang tahun ini,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Bambang juga mengutarakan, ibu hamil di tengah pandemi Covid-19 ini, rata-rata masih usia muda, yaitu dari rentang usia 17 tahun hingga 35 tahun.

“sebelum virus corona mewabah, dari Januari hingga April 2019, angka ibu hamil di Pamekasan hanya sekitar 3.500 orang saja,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...