FaktualNews.co

Angin dan Gelombang Pasang Terjang Pantai Serang, Belasan Warung Rusak

Peristiwa     Dibaca : 510 kali Penulis:
Angin dan Gelombang Pasang Terjang Pantai Serang, Belasan Warung Rusak
FaktualNews.co/Istimewa
Air laut meluap ke daratan pascagelombang pasang di pantai serang Blitar.

BLITAR, FaktualNews.co – Angin kencang dan gelombang tinggi menerjang Pantai Serang, Blitar pada Kamis (28/5/2020) pagi. Angin diperkirankan berkecepatan 17 knot atau 31 km per jam dan tinggi gelombang mencapai 5 sampai 7 meter.

Meski tidak ada korban, tak urung 12 warung dan 5 perahu nelayan rusak akibat terjangan gelombang itu.

Kepala Desa Serang Dwi Handoko mengatakan, hingga saat ini warga pesisir di desanya siaga dan tetap waspada kemungkinan gelombang susulan.

“Gelombangnya tinggi, warga bersama aparat masih terus memantau. Kalau dilihat akibat gelombang tersebut, banyak kerusakan. Seperti warung di bibir pantai dan kapal kapal nelayan, ” kata Dwi Handoko, Kamis (28/5/2020).

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ahmad Cholik mengatakan, petugas BPBD sudah siaga memantau gelombang tinggi air laut itu. Dia menyebut di wilayah Blitar ada tiga pantai yang saat ini mengalami gelombang tinggi.

“Sementara ada tiga pantai yang di kabarkan waspada gelombang tinggi. Pantai serang, Pantai Tambakrejo, dan Jolosutro. Namun informasi untuk hari ini gelombang tersebut sudah mulai surut, “Ahmad Cholik, Kamis (28/5/2020).

Dikatakan Cholik, pihaknya sudah mengimbau kepada warga pesisir pantai selatan agar meningkatkan kewaspadaan. Karena gelombang tinggi pesisir pantai selatan Jatim, atau Samudra Hindia, saat ini sedang mengalami cuaca buruk. Seperti hujan deras disertai angin dan petir. Selain itu juga gelombang tinggi yang sewaktu waktu bisa naik lagi.

“Prakiraan cuaca yang di rilis BPBD Kabupaten Blitar, gelombang air laut di wilayah pantai Blitar selatan sampai Kamis (28/5/2020) , sesuai dengan arah angin dari tengara selatan dengan kecepatan 17 knot atau 31 km per jam. Dan gelombang tinggi tersebut sudah mulai surut, ” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...