FaktualNews.co

Tatanan Normal Baru, Puluhan Pedagang Pasar Kebonagung Pasuruan Dipindah

Peristiwa     Dibaca : 433 kali Penulis:
Tatanan Normal Baru, Puluhan Pedagang Pasar Kebonagung Pasuruan Dipindah
FaktualNews.co/Istimewa
Puluhan pedagang di dalam Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, dipindah ke lapak yang disediakan.

PASURUAN, FaktualNews.co – Sejak masa pandemi Covid-19, UPT Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, terapkan pelayanan online. Pembeli pesan belanjaan bisa menghubungi nomor WhatsApp yang tertera. Pembeli yang pesan akan dibelanjakan oleh petugas dan langsung diantar ke pembeli.

Namun atas kebijakan menuju tatanan normal baru, pihak UPT Pasar Kebonagung, juga memberlakukan physical distancing kepada puluhan pedagang pasar itu, seiring dengan banyaknya usulan dari masyarakat agar aktivitas Pasar Kebonagung bisa normal seperti semula, namun dengan protokol kesehatan.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Plt Kepala UPT Pasar pada Disperindag Kota Pasuruan, Ridho Wijaya mengatakan, kebijakan ini diberlakukan dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya kerumunan yang lumrah ada di dalam pasar.

“Physical distancing ini mulai diterapkan pada 27 Mei 2020 kemarin,” ujar dia, Minggu (7/6/2020).

Menurutnya, lokasi berjualan yang baru itu, para pedagang menempati tenda-tenda yang telah disediakan. Letaknya juga diatur dengan garis putih yang berjarak 1 meter satu dengan lainnya.

“Ini upaya untuk mengurangi resiko dimasa pandemi saat ini. Kebijakan ini harus ditaati para pedagang,” tegas Ridho.

Para pedagang yang dipindah saat ini berada dilapak di luar pasar, menempati jalan yang biasanya dilalui pengunjung. Menurut Ridho, prioritasnya adalah para pedagang lansia dan para pedagang yang tak memiliki stan di dalam pasar. “Kami sediakan tenda-tenda yang telah disediakan,” terangnya.

Dari 15 tenda yang dipasang ini, ditempati sekitar 30 pedagang yang kebanyakan penjual sayur mayur yang kebanyakan didatangi para pembeli di dalam pasar selama ini. Namun lanjut Ridho, batas waktunya belum bisa tentukan. Namun pihaknya akan terus mengevaluasi kebijakan itu.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...