FaktualNews.co

Ngopi Bareng Wartawan, Kapolda Jatim Cerita Soal Kesan Jokowi Pada Kampung Tangguh

Peristiwa     Dibaca : 330 kali Penulis:
Ngopi Bareng Wartawan, Kapolda Jatim Cerita Soal Kesan Jokowi Pada Kampung Tangguh
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir
Suasana Kopi Sinergi bersama Kapolda Jatim dan awak media di Balai Wartawan Mapolda Jatim.

SURABAYA, FaktualNews.co – Bidhumas Polda Jatim menggelar Kopi Sinergi bersama Kapolda Irjen Pol M Fadil Imran dan awak media di Balai Wartawan, Selasa (9/6/2020).

Di acara itu Kapolda Jatim yang baru sebulan lebih menjabat itu sempat bercerita tentang kesan Presiden Joko Widodo terhadap ‘Kampung Tangguh Semeru‘.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Dia katakan, Presiden Joko Widodo melalui Kapolri Jenderal Idham Azis memberi apresiasi atas keberhasilan Kampung Tangguh Semeru yang dinilai efektif menekan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur.

“Tadi saat Vidcon (Video Conference) Presiden Jokowi mengapresiasi Kampung Tangguh Semeru, tadi disampaikan oleh Bapak Kapolri ke kita,” ujar M Fadil Imfan dihadapan para wartawan.

Ia menambahkan, apresiasi diberikan presiden juga tak luput dari peran serta awak media. Yang menurutnya, selalu mengabarkan hal-hal positif dan inspiratif ke tengah-tengah masyarakat sehingga memunculkan semangat optimisme dalam melawan wabah corona.

Bahkan kata Kapolda, pemerintah pusat berencana mengadopsi Kampung Tangguh Semeru untuk diterapkan secara nasional.

“Juga disampaikan akan mengadopsi Kampung Tangguh Semeru, akan diterapkan di seluruh Indonesia. Jadi program nasional untuk melawan Covid-19,” lanjutnya.

Seperti diketahui, di berbagai kesempatan Kapolda Jatim kerap menyampaikan perlu mengoptimalisasi Kampung Tangguh Semeru untuk mencegah semakin merebaknya wabah corona.

Dengan keberadaan Kampung Tangguh Semeru, masyarakat didalam suatu wilayah turut serta memantau pasien positif corona ataupun mereka berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) agar tidak keluyuruan menyebarkan virus corona.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...