FaktualNews.co

Seorang Remaja Desa di Pasuruan Nekat Begal Motor

Kriminal     Dibaca : 503 kali Penulis:
Seorang Remaja Desa di Pasuruan Nekat Begal Motor
FaktualNews.co/Abdul

PASURUAN, FaktualNews.co – Kawanan begal motor yang beraksi di Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Senin (8/5/2020) sore, terus didalami polisi. Setelah salah satu di antara 5 kawanan begal ini ditangkap dan menjadi sasaran amuk massa yang geram terhadap ulah pelaku.

Satu pelaku yang tertangkap diketahui berinisial TAT (16) remaja pengangguran asal Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari.

“Pelaku ini tangkap di Desa Tambaksari, setelah dikejar saat kabur dan diamankan warga desa setempat,” papar AKP Syaifudin, Kapolsek Purwosari, Selasa (9/6/2020) siang.

Sementara empat pelaku lainnya yang identitasnya telah diketahui, bahkan salah satu di antaranya seorang perempuan, masih diburu polisi.

“Ada lima pelaku yang beraksi pada saat itu. Dan kini masih kami dalami kasus tindak pidana perampasan kendaraan bermotor ini,” terang Kapolsek.

Aksi pembegalan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden bermula saat seorang korban mengendarai sepeda motor di jalan kecamatan yang menghubungkan Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari-Tambaksari, Kecamatan Purwodadi. Jalanan yang sepi dimanfaatkan para pelaku melakukan penghadangan.

Saat itulah, korban berkendara sendirian dengan diikuti orang tua korban di belakang, yang juga menggunakan sepeda motor berbeda. Sampai di lokasi kejadian, korban berjenis kelamin perempuan dihadang para pelaku. Tak lama kemudian, para pelaku berhasil merampas sepeda motor korban.

Para pelaku kabur ke arah Tambaksari. Sementara korban yang kehilangan motornya, mengadu ke orang tuanya yang datang kemudian. Seketika orang tua korban menghubungi kenalannya di Tambaksari.

Begitu mendapat kabar pelaku lari ke Desa Tambaksari dan langsung dihadang warga. Tak pelak, salah satu pelaku yakni TAT yang membawa kabur motor Yamaha Vega tanpa nopol milik korban, berhasil dihadang warga. Hanya dalam waktu singkat, pelaku yang sempat kabur ini, menjadi sasaran amuk warga yang kesal atas aksi begal yang kerap terjadi di desa mereka sejak sebulan ini.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas