FaktualNews.co

Ribuan Reagen di Tulungagung Rusak, GTTP Swab Ulang Pasien Covid-19

Kesehatan, Peristiwa     Dibaca : 229 kali Penulis:
Ribuan Reagen di Tulungagung Rusak, GTTP Swab Ulang Pasien Covid-19
Faktualnews/latif syaipudin
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co-Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung menemukan adanya ribuan reagen rusak.

Reagen sendiri merupakan salah satu cairan yang biasanya digunakan di laboratorium. Reagen biasanya ditambahkan untuk melihat adanya reaksi kimia pada kondisi tertentu, seperti dalam hal diagnosis infeksi coronavirus.

Dari 4 ribu unit reagen bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hanya sekitar 700 reagen yang dinyatakan kondisinya baik.

Atas temuan tersebut, Tim Gugus Tugas menduga lonjakan kasus yang terjadi belakangan ini merupakan efek dari reagen yang rusak.

Sehingga pihak GTPP menjadwalkan uji swab ulang kepada para pasien yang dinyatakan positif.

“Kalau soal swab ulang itu, terlepas dari ada tidaknya reagen rusak pasti dilakukan,” terang Bupati Tulungagung sekaligus Ketua Umum GTPP Covid-19, Maryoto Birowo.

Jumat (19/6/2020) ini akan ada 500 reagen pesanan Pemkab Tulungagung yang datang, tim GTPP Covid-19 langsung memprioritaskan swab kepada pasien yang saat ini terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hari ini 500 reagen PCR (polymerase chain reaction) hasil pengadaan Pemkab Tulungagung tiba dan akan langsung dipakai untuk kelanjutan tes swab bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19,” paparnya.

Maryoto menginginkan hasil swab yang lebih akurat, karena pihaknya menduga banyaknya lonjakan kasus positif Covid-19 di Tulungagung beberapa hari terakhir disebabkan kekurangakuratan reagen bantuan BNPB itu.

“Nantinya semua pasien yang terkonfirmasi positif baik yang dikarantina maupun dirawat di RSUD dr Iskak akan diambil sampel swabnya dan langsung diuji menggunakan alat PCR yang ada di rumah sakit,” pungkasnya.

Sampai kamis (18/6), akumulatif kasus positif Covid-19 di Tulungagung sudah mencapai 212 kasus, dalam 2 hari beruntun tambahan kasus yang positif mencapai 74 kasus.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah
Dapatkan Berita Terbaru Via:
Whatsapp
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...