FaktualNews.co

New Normal, Sektor Tembakau di Jember Dipastikan Meningkat 25 Persen

Ekonomi     Dibaca : 419 kali Penulis:
New Normal, Sektor Tembakau di Jember Dipastikan Meningkat 25 Persen
FaktualNews.co/Hatta/
Panen tembakau di kebun Kertosari PTPN X Jember di masa Pandemi Covid-19

JEMBER, FaktualNews.co – Sektor tanaman tembakau di Kabupaten Jember, ikut terdampak secara ekonomi sejak awal wabah Covid-19. Namun di masa new normal mendatang, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X Jember, optimis akan mengalami peningkatan 25 persen secara bertahap.

Sejumlah kendala yang sempat dialami, di antaranya soal inspeksi secara langsung yang dilakukan negara-negara importir tembakau di awal wabah Covid-19 lalu.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Akan tetapi menurut Direktur Operasional PTPN X Aris Toharisman, pihaknya optimis untuk sektor tanaman tembakau akan meningkat 25 persen secara bertahap.

“Sekitar tahun 2019 lalu, ada kendala sedikit yang dialami (saat awal wabah covid-19), dimana saat itu buyer (negara importir tembakau) tidak bisa melakukan inspeksi secara fisik,” kata Toharisman saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (20/6/2020) pagi.

Pasalnya saat itu negara-negara yang terdampak wabah Covid-19, kata Toharisman, melakukan pembatasan penerbangan pesawat untuk warganya pergi ke luar negeri.

“Namun kemudian solusi yang kita lakukan, yakni dengan mengirimkan sampel lewat kurir (ke negara importir), sehingga bisa menjadi teratasi,” katanya.

Namun saat masa relaksasi dan persiapan new normal ini, pihaknya optimis sektor pertanian tembakau akan meningkat lagi.

“Target kita 25 persen meningkatnya. Insya Allah tahun ini produk kami, dan jika akan inspeksi langsung bisa lebih kondusif,” katanya.

Terlebih lagi upaya dari pihaknya, untuk melakukan SOP dan protokol kesehatan dengan patuh dan tertib.

“Optimislah akan lebih baik. Apalagi sejak awal tanam sekitar Bulan Mei kemarin, dan masa 42 hari hingga sekarang di panen ini, hasilnya cukup baik. Jadi negara-negara importir seperti Swiss, Hongaria, Turki, Singapura, dan Amerika masih menerima produk kita,” katanya saat melakukan kegiatan Acara Panen Perdana Tembakau di Kebun Kertosari Kecamatan Sumbersari.

Untuk para pekerja dan karyawan tetap yang ada di Kebun Kertosari, sekitar 250 orang, pihaknya juga menekankan untuk membudayakan protokol kesehatan. Agar tetap memberikan keamanan dan meminimaimlisir penyebaran Covid-19.

“Dalam berkegiatan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, terutama terkait penggunaan masker, handysanitizer, dan cuci tangan untuk jadi budaya yang baik, dan menjadi kebiasaan para pekerja kami,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...