FaktualNews.co

Covid-19, Tahun Ajaran Baru 2020, Toko Seragam di Tulungagung Sepi

Pendidikan     Dibaca : 546 kali Penulis:
Covid-19, Tahun Ajaran Baru 2020, Toko Seragam di Tulungagung Sepi
FaktualNews.co/Lutfi/
Salah satu toko seragam di Tulungagung.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Berbeda dari tahun sebelumnya. Akibat pandemi covid-19, memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, penjualan seragam sekolah di Tulungagung menurun hingga 70 prosen.

Di tahun-tahun biasanya, bulan Juni seperti ini adalah masa masuk sekolah, dan merupakan puncak dari geliat jual beli baju sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Salah satu pemilik toko seragam sekolah di Tulungagung, Ade Mas’ud mengatakan, ajaran baru tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Biasanya menjelang ajaran baru, penjualan seragam sekolah mengalami peningkatan penjualan.

“Sekarang sepi-sepi saja, kalau dibandingkan dengan tahun lalu menurun drastis,” terangnya, Rabu (24/6/2020).

Ajaran baru pada tahun ini, juga belum ada kejelasan terkait kapan siswa mulai masuk ke sekolah, karena adanya virus corona mulai diberlakukan belajar dari rumah. Sehingga siswa tidak memerlukan seragam sekolah.

Ade menambahkan menjelang ajaran baru ini penjualan seragam sekolah di toko nya turun hingga 70 persen.

“Biasanya dalam sehari dapat menjual sekitar 15 sampai 20 seragam. Namun saat ini hanya mampu menjual  lima seragam saja,”paparnya.

Selain itu tahun lalu banyak pesanan dari luar jawa, seperti pulau Bali, Kalimantan dan Papua kini sama sekali tidak ada pesanan.

“Sehingga menurunnya pesanan dari luar jawa, juga menyebabkan omzet penjualan menjadi menurun,”ternang Ade.

Dengan sepinya penjualan yang cenderung menurun, pihaknya tidak berani untuk menambah stok barang jualannya.

Menyiasati sepinya jual beli seragam, dirinya berinovasi lain dengan berjualan masker dan faceshield untuk mendapat sumber pendapat lainnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...