FaktualNews.co

Masa Transisi New Normal, UMKM di Lamongan Mulai Bangkit

Ekonomi     Dibaca : 152 kali Penulis:
Masa Transisi New Normal, UMKM di Lamongan Mulai Bangkit
FaktualNews.co/faisol
Pedagang Kecil sudah mulai berjualan di area alun-alun Lamongan.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamongan, perlahan mulai bangkit dan mulai bergerak.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lamongan, Agus Suyanto mengatakan, pandemi Covid-19 begitu mengguncang para pelaku UMKM di Lamongan.

Namun, katanya, kini memasuki masa transisi menuju new normal UMKM di Lamongan yang selama dua  bulan lebih tidak bergerak, kini sudah menunjukan aktifitasnya.

“Kondisi UMKM mulai dari usaha baru dan usaha kecil di Lamongan pada masa pandemi Covid-19, sudah mulai berjualan,” kata Agus Suyanto, Rabu (24/6/2020).

Para pelaku UMKM perlahan mulai bangkit dari keterpurukan dan menata kembali usahanya. “Saat ini teman-teman seperti pedagang cilok dan snack sudah mulai bergerak. Yang sebelumnya berhenti sudah mulai berjualan.” jelas Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni, mengatakan, pasar online menjadi andalan para pelaku UMKM di Lamongan untuk memasarkan produk mereka.

“Pelaku UMKM di massa pandemi lebih banyak yang menafaatkan pasar secara Daring atau online,” ucap Zamroni.

Lebih lanjut Zamroni menyebutkan, di Kabupaten Lamongan terdapat sekitar 16.500 UMKM umumnya bergerak di bidang olahan makanan dan minuman, konveksi hingga kerajinan.

Upaya yang dilakukan Disperindag saat ini di antaranya berupaya mengontak lagi buyer-buyer yang dulu sudah kerjasama dengan teman-teman UMKM, karena tidak menutup kemungkinan ada buyer yang sudah tetap.

“Untuk mendorong kebangkitan pelaku UMKM di masa transisi new normal, Disperindag Lamongan membantu menata pemasaran produk yang dihasilkan para pelaku UMKM dengan mencari buyer-buyer baru melalui media online,” ucap Zamroni.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...